Butir Butir Pancasila

Posted on

Butir Butir Pancasila – Halo sobat materibelajar.co.id kembali lagi bersama kami yang dimana pada kali ini kami akan membahas tentang pelajaran PKN yang bertemakan Butir Butir Pancasila untuk lebih jelas dan lengkapnya maka simaklah penjelasan yang ada dibawah ini.

butir butir pancasila sila ke 1 dan contohnya

Butir-butir pancasila ialah uraian detail dari poin yang sudah diturunkan dari pada substansi pada tiap sila didalam Pancasila. Kita sebagai seorang rakyat Indonesia, yang khususnya bagi kalangan terpelajar yang harus dapat memahami butir-butir dari Pancasila sebelum kita mengamalkannya.

Menghapal pancasila itu memang tak sulit, tapi untuk memahami serta mengamalkan untuk tiap butirnya adalah pekerjaan seumur hidup kita sebagai rakyat dari bangsa Indonesia.

Pengertian Butir Butir Pancasila

Pancasila ialah landasan dari Republik Indonesia yang sebagai konsep dasar yang bisa ditemukan di dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945.

contoh nilai nilai pancasila

Kata Pancasila itu sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, yakni “Panca” yang mempunyai lima sedangkan arti dari “sila” dengan memiliki lima makna dasar dari negara maka pancasila bisa deskripsikan dari pada beberapa poin yang sudah dihasilkan dari sebuah substansi serta peraturan individu di dalam pancasila.

Semua orang yang ada Indonesia, terutama pada orang-orang yang berpendidikan, harus terlebih dulu memahami semua butir butir di dalam pancasila sebelum kita dapat mempraktikkannya.

5 Butir – Butir Pancasila

36 butir butir pancasila

Dari sebuah penjelasan singkat yang ada di atas maka kami pula akan menyampaikan beberapa butir yang ada makna di dalam pancasila yang diantara lain sebagai berikut

Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa

  1. Bangsa Indonesia yang menyatakan kepercayaannya serta ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Contoh : Memiliki lalu meyakini satu agama lalu menjalankan perintah serta menjauhi larangan sesuai dari norma agama yang sudah dianut.
  2. Manusia Indonesia sangat percaya serta takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dari agama serta kepercayaannya masing-masing menurut dari dasar kemanusiaan yang sangat adil dan juga beradab. Contoh : Menjalankan segala perintah serta menjauhi larangan sesuai dari norma agama yang sedang dianut dan tak menganggu penganut dari agama lain.
  3. Mengembangkan sebuah sikap hormat menghormati serta bekerjasama diantara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang pastinya berbeda-beda kepada Tuhan Yang Maha Esa. Contoh : Menghormati serta mau bekerja sama walaupun dari pemeluk agama lain.
  4. Membina sebuah kerukunan hidup antara sesama umat beragama serta kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Contoh : Kita juga wajib hidup secara rukun walaupun beda agama dikarenakan kita satu bangsa yakni Indonesia.
  5. Agama serta kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa ialah masalah yang sudah menyangkut sebuah hubungan pribadi manusia dengan Tuhannya. Contoh : Setiap manusia itu bebas menganut agama yang telah disahkan oleh pemerintah.
  6. Tak memaksakan sebuah agama serta kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa pada orang lain. Contoh : Tak memaksakan suatu agama pada orang lain dikarenakan itu urusan individu dengan Tuhannya.

Sila kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab

  1. Mengakui serta memperlakukan manusia yang sesuai dengan harkat serta martabatnya sebagai seorang makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Contoh : Tak boleh memperlakukan manusia lain secara sewenang – wenang atau kurang bermartabat dikarenakan semua manusia itu mempunyai hak asasi yang juga sama
  2. Mengakui sebuah persamaan derajat, persamaan hak serta kewajiban asasi pada setiap manusia, tanpa untuk membeda-bedakan suku, keturunan, kepercayaan, agama, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit serta lain sebagainya. Contoh : Menghargai sebuah perbedaan yang sudah ada, dikarenakan kita juga harus menyadari bahwa sanya kita hidup memang lah berbeda-beda baik itu dari suku, ras, ataupun agama, jadinya perbedaan itu memang sudah ada.
  3. Mengembangkan sebuah sikap tak semena-mena kepada orang lain. Contoh : Tak boleh memperlakukan orang lain dengan semena-mena terutama di dalam hal yang buruk lalu dapat merugikan orang lain
  4. Mengembangkan sebuah sikap untuk tenggang rasa serta tepa selira. Contoh : Mau mengikuti sebuah kerja bakti serta berbaur dengan masyarakat yang lainnya.
  5. Mengembangkan sebuah sikap untuk saling mencintai sesama manusia. Contoh : Tak boleh semena-mena kepada sesama manusia supaya dapat hidup berdampingan serta rukun.
  6. Berani untuk membela kebenaran serta keadilan. Contoh : Sebagai manusia kita sangat wajib untuk menjunjung sebuah kebenaran, jangan yang salah lalu dibenarkan. Kita juga perlu untuk hidup adil kepada sesama manusia

Sila ketiga: Persatuan Indonesia

  1. Mampu untuk menempatkan sebuah persatuan, kesatuan, dan juga kepentingan serta keselamatan bangsa dan juga negara sebagai sebuah kepentingan bersama di atas sebuah kepentingan pribadi dan juga golongan. Contoh : Apabila di negara kita terdapat suatu masalah yang harus kita fokus untuk menyelesaikan masalah itu bagi kepentingan bersama atau untuk kepentingan negara bukan untuk memanfaatkannya bagi kepentingan kelompok atau golongan atau pribadi.
  2. Sanggup untuk rela berkorban bagi kepentingan negara serta bangsa apabila sedang diperlukan. Contoh : Turut berjuang lalu membela indonesia apabila bangsa Indonesia sedang terancam keamanannya.
  3. Mengembangkan persatuan pada bangsa Indonesia atas dasar yakni Bhinneka Tunggal Ika. Contoh : Tak membeda-bedakan diantara suku, ras serta agama satu dan lainnya, dikarenakan kita semua sama-sama warga negara Indonesia.
  4. Mengembangkan sebuah rasa kebanggaan berkebangsaan serta bertanah air Indonesia. Contoh : Dengan menjaga sumber daya serta kelestarian bumi yang terdapat di Indonesia
  5. Mengembangkan sebuah rasa cinta pada tanah air serta bangsa. Contoh : Lebih memilih serta memakai produk dalam negeri.

Sila keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan

  1. Kita sebagai warga negara serta warga masyarakat, setiap manusia Indonesia memiliki kedudukan, hak, serta kewajiban yang juga sama. Contoh : Setiap manusia mempunyai hak serta kewajiban sama dalam memperoleh pendidikan.
  2. Tak boleh memaksakan sebauh kehendak pada orang lain. Contoh : Tak boleh kita untuk memaksakan kehendak sendiri kepada orang lain apalagi untuk melakukan ancaman.
  3. Mengutamakan musyawarah pada saat mengambil sebuah keputusan bagi kepentingan bersama. Contoh : Ketika saat perbedaan kita sangat wajib untuk mengutamakan aspek untuk bermusyawarah.
  4. Musyawarah untuk mencapai sebuah mufakat yang diliputi semangat kekeluargaan. Contoh : Didalam bermusyawarah perlu untuk tercapainya hasil yang sudah disepakati secara bersama dengan cara mendukung aspek kekeluargaan.
  5. Musyawarah yang dilakukan menggunakan akal sehat serta sesuai dengan hati nurani yang berbudi luhur. Contoh : Didalam bermusyawarah kita tak boleh emosi dikarenkan kita wajib untuk dalam keadaan kepala yang dingin atau tidak emosi.

Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  1. Mengembangkan sebuah perbuatan yang luhur, yang sangat mencerminkan sikap serta suasana kekeluargaan serta kegotongroyongan. Contoh : Wajib hukumnya untuk saling menghormati kepada sesama manusia agar tercapainya sebuah sikap kekeluargaan
  2. Menjaga keseimbangan diantara hak serta kewajiban. Contoh : Didalam hidup memang diantara hak serta kewajiban dibutuhkan tapi haruslah seimbang.
  3. Suka untuk bekerja keras. Contoh : Hidup janganlah banyak mengeluh, kita juga perlu kerja keras serta cerdas agar memenuhi kebutuhan pokok keluarga apalagi kalau dapat memberi pada orang yang sangat membutuhkan
  4. Suka memberi sebuah pertolongan pada orang lain supaya bisa berdiri sendiri. Contoh : Memberi sebuah bantuan modal untuk usaha tanpa adanya bunga pada tetangga sekitar yang sangat membutuhkan.
  5. Tidak memakai hak milik agar bertentangan dengan ataupun merugikan sebuah kepentingan umum. Contoh : Jangan sampai didalam hidup, kita bisa membuat susah tetangga yang ada sekitar, misal membangun sebuah pabrik industri tapi limbah itu dibuang sembarangan yang akan menjadikan rugi tetangga yang ada di sekitar kita.

Selesai sudah pembahas kali ini tentang Butir Butir Pancasila semoga dapat membantu kalian semuanya dalam mempelajari pelajaran PPKN dan terimakasih kamu sudah berkunjung dan menyimak artikel ini sampai akhir .

Baca Juga Lainnya: