Cacat Mata : Miopi, Presbiopi, Hipermetropi, Jenis, Gejala dan Penyebab

Posted on

cata mataMateriBelajar.co.id – Dikesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cata mata, diantara nya Miopi, Presbiopi, Hipermetropi dan mengetahui gejala dan penyebab dari cacat mata. Berikut ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai cara pencegahan dan pengobatan dari cata mata. Simaklah sampai selesai artikel dibawah ini.

 

Pengertian Rabun Jauh (Miopi)

Miopi atau rabun jauh adalah salah satu jenis cacat mata pada penglihatan manusia yang tampak buram apabila melihat benda yang jauh. Penyebab dari rabun jauh karena bola mata terlalu tebal. Kecilnya daya akomodasi tersebut menyebabkan berkas cahaya yang seharusnya tiba pada retina berpotongan di depan retina. Dengan kata lain, bayangan tersebut berada jauh di depan retina.

Cara mengatasi orang yang terkena rabun jauh adalah dengan menggunakan lensa yang dapat menyebarkan sinar supaya bayangan tersebut tepat di retina. Lensa tersebut merupakan lensa cekung atau lensa negatif yang memiliki sifat divergen.

Pada penderita miopi / rabun jauh ini mempunyai titik jauh yang lebih dekat dari titik jauh mata normal, serta titik dekatnya kurang lebih 25 cm. Bayangan yang terbentuk tersebut akan jatuh di depan retina.

Pengertian Rabun Dekat (Hipermetropi)

Hipermetropi atau rabun dekat adalah salah satu jenis cacat mata pada penglihatan manusia yang tampak buram apabila melihat benda yang dekat. Mata yang mengalami rabun dekat tersebut tidak dapat melihat benda-benda yang jaraknya itu dekat. Penderita hipermetropi ini mempunyai titik dekat yang lebih jauh dari titik dekat pada mata normal yakni lebih dari 25 cm dan juga titik jauh berjarak tak berhingga.

Baca Juga :  Kerangka Manusia - Fungsi, Bagian-Bagian Rangka Serta Penjelasannya

Cara mengatasi rabun dekat adalah penderita rabun dekat dibantu dengan menggunakan kacamata yang berlensa cembung (plus/positif). Salah Satu Penyebab dari hipermetropi ini adalah penuaan. Gejala dari hipermetropi ini adalah Kabur waktu melihat dekat namun jelas saat melihat jauh, sakit kepala
penderita cenderung menyempitkan mata pada saat melihat dekat.

Cara pencegahan orang yang terkena hipermetropi, adalah :
1. Mengkonsumsi makanan yang mendukung kesehatan mata
2. Menjaga mata dari terpaan cahaya matahari langsung
3. Melihat objek yang dekat secara periodik

Cara pengobatan orang yang terkena hipermetropi :
1. Menggunakan lensa positif
2. Operasi bedah mata
3. Terapi pengobatan

Pengertian Mata Tua (Presbiopi)

Mata yang mengalami presbiopi ini didominasi oleh orang tua yang daya akomodasi matanya itu telah berkurang. Penderita presbiopi tersebut mempunyai jarak titik dekat lebih dekat dari mata normal yakni kurang dari 25 cm serta titik jauhnya kurang dari tak hingga, sehingga tidak dapat melihat benda dekat ataupun dari jauh. Penderita mata tua ini dapat dibantu dengan menggunakan kacamata yang berlensa rangkap (bifokal) yang terdiri dari lensa cekung serta juga lensa cembung.

Penyebab orang yang terkena presbiopi, adalah :
1. Terjadi gangguan akomodasi lensa pada usia lanjut
2. Kelemahan otot-otot akomodasi
3. Lensa mata tersebut menjadi tidak kenyal

Adapun gejala orang yang terkena Presbiopi adalah :
1. Kesulitan dalam membaca tulisan dengan yang cetakan hurufnya halus / kecil
2. Setelah membaca, mata menjadi merah, berair, serta sering terasa pedih.
3. Tulisan itu tampak kabur pada jarak baca yang biasa (titik dekat mata itu makin menjauh)
4. Sukar dalammengerjakan pekerjaan dengan melihat dekat, terutama pada malam hari
5. Memerlukan sinar yang lebih terang untuk dapat membaca
6. Sulit membedakan warna

Baca Juga :  Tulang Tapis - Pengertian, Ciri, Letak, Bentuk, Jumlah dan Fungsi

Pengertian Astugmatisma

Astigmatisma adalah sebuah cacat mata yang pada saat cahaya yang masuk ke mata itu tidak berpusat dengan sempurna disebabakna karena cahaya itu tidak dapat melengkung pada daerah selaput bening. Penderitanya juga tidak dapata membedakan garis tegak ataupun mendatar dan serta dibantu oleh kacamata berlensa silinder.

Penyebab dari Astugmatisma adalah :
1. Tekanan yang berlebihan pada kornea
2. Kebiasaan membaca yang buruk
3. Mata kebiasaan untuk dapat melihat objek yang terlalu dekat.

Adapun gejala dari Astugmatisma adalah :
1. Sakit kepala
2. Kelelahan pada mata
3. Kabur saat melihat benda berjarak dekat maupun jauh.

Cara Pencegahan Astugmatisma adalah :
1. Olahraga mata
2. Menjaga kebersihan mata
3. Hindari kebiasaan buruk pada mata

Cara pengobatan Astugmatisma adalah :
1. Obat Terapi Mata Alami.
2. Menggunakan lensa korektif
3. Operasi

Nah, demikianlah penjelasan tentang Cacat Mata : Miopi, Presbiopi, Hipermetropi, Jenis, Gejala dan Penyebabnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan tentang cacat mata.

Artikel Lainnya :

Cacat Mata : Miopi, Presbiopi, Hipermetropi, Jenis, Gejala dan Penyebab
5 (100%) 1 vote[s]