Cerpen : Pengertian, Syarat, Ciri, Jenis, Langkah dan Kerangka

Posted on

MateriBelajar.co.id – Pada postingan kali ini, materi yang akan kita bahas adalah tentang Cerpen. Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. Pembahasannya meliputi, Pengertian, Syarat, Ciri, Jenis, Langkah dan Kerangkanya. Simaklah penjelasan berikut ini dengan seksama.

pengertian cerpen

Pengertian Cerpen

Cerita Pendek (Cerpen) adalah suatu jenis sastra modern yang memaparkan cerita tentang seorang tokoh yang terkait dengan satu konflik yang disajikan dalam tulisan pendek yang ceritanya berpusat pada satu pokok peristiwa saja. Sebuah cerpen memiliki unsur ekstrinsik, yaitu nilai-nilai dalam cerita, latar belakang kehidupan pengarang dan situasi sosial ketika cerita itu diciptakan.

Menurut sastrawan Andri Wicaksono, cerpen adalah suatu cerita fiksi yang berbentuk prosa yang singkat dan juga pendek yang unsur ceritanya berpusat pada satu pokok peristiwa.

Menurut sastrawan Drs. Joko Untoro, cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa yang terbatas dalam membahas salah satu unsur fiksi dalam aspek yang terkecil.

Syarat Penulisan Cerpen

Berikut ini adalah beberapa syarat yang harus diperhatian oleh penulis dalam menulis sebuah cerpen, antara lain adalah :

  • Isi dalam sebuah cerpen harus padat dan jelas
  • Hindari penggunaan kata yang tidak ekonomis
  • Memperhatikan aspek kedalaman dalam menulis
  • Sangat penting dalam menjelaskan penokohan tokoh baru dengan jelas.

Ciri-ciri Cerpen

Berikut ini adalah beberapa ciri khusus dari sebuah cerpen, antara lain adalah :

  • Cerpen biasanya bersifat fiktif.
  • Masalah yang dialami oleh setiap tokoh selalu berkaitan dengan tokoh utamanya.
  • Jumlah kata dalam cerpen, kurang dari 10.000 kata.
  • Alur penulisan dalam cerpen lurus dan tunggal.
  • Waktu yang digunakan untuk membaca cerpen hanya beberapa menit sampai beberapa jam saja.
  • Cerpen tidak menceritakan seluruh kehidupan tokoh terkait.

Jenis-Jenis Cerpen

Berdasarkan jenisnya, cerpen dibedakan menjadi tiga, antara lain adalah :

  • Cerpen pendek, merupakan cerpen yang biasanya dituliskan dengan mencakup 700 sampai 1000 kata.
  • Cerpen ideal, merupakan cerpen yang dituliskan dengan mencakup 3000 sampai 4000 kata.
  • Cerpen panjang, merupakan cerpen dengan panjang yang mencakup 4000 sampai 10 ribu kata.

Sedangankan berdasarkan alirannya, cerpen dapat dibedakan menjadi:

  • Realisme, adalah cerpen dengan aliran ini mengisahkan mengenai peristiwa yang melukiskan keadaan yang sesungguhnya.
  • Impresionisme, adalah cerpen dengan aliran ini merupakan cerita yang ditulis pengarang berdasarkan apa yang pertama kali dilihatnya.
  • Naturalisme, serupa dengan realisme.Cerpen aliran ini biasanya mengisahkan tentang penganut yang tidak percaya akan Tuhan.
  • Neonaturalisme, adalah gabungan antara realisme dan naturalisme.
  • Idealisme, adalah aliran romantik yang mendasarkan cita-citanya pada cita-cita si penulis atau ide pengarang semata.
  • Romantisme, adalah cerpen dengan aliran ini mengutamakan perasaan.
  • Surealisme, adalah cerpen dengan aliran ini menceritakan tentang khayalan ataupun mimpi.

Langkah-langkah pembuatan cerpen

Berikut ini adalah beberapa langkah dalam membuat sebuah cerpen, yaitu :

  • Tentukan tema yang menarik.
  • Tetapkan sasaran pembaca.
  • Tentukan tokoh-tokoh cerita.
  • Tentukan konflik.
  • Tentukan penyelesaian.
  • Tentukan judul.

Kerangka Pada Penulisan Cerpen

Berikut ini adalah beberapa kerangka sebuah cerpen, antara lain adalah :

1. Observasi, Pada tahapan observasi adalah langkah awal pada penulisan sebuah cerpen yang dilakukan secara langsung dengan cara mengamati objek-objek peristiwa sehari-hari.

2. Menentukan Judul dan Tema Pada Cerpen, Pada tahapan kedua ini adalah tahap menentukan sebuah judul dan tema yang akan dibuat pada cepen.

3. Menentukan Latar Belakang Cerpen, Tahap selanjutnya adalah menentukan latar belakang cerpen yang mengikuti alur pada tema yang dipilih oleh penulis.

4. Menentukan Para Tokoh, Pada sebuah cerpen, tokoh sangat penting dalam menulis sebuah cerita.

5. Menciptakan Konflik, Dalam sebuah sebuah cerpen, penulis harus membuat beberapa alur cerita yang terjadi sebuah konflik agar cerita tersebut tidak monoton.

6. Menentukan Sudut Pandang, Penulis harus menggunakan sudut pandang untuk menyajikan latar belakang, tokoh dan peristiwa pada cerita cerpen

7. Menentukan alur, Pada sebuah cerpen, alur sangat dibutukan dalam penulisan cerita.

Demikian pembahasan kali ini tentang Cerpen yang meliputi pembahasan pengertian, syarat, ciri, jenis, langkah dan kerangka. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Artikel lainnya :