Contoh Kalimat Tunggal Beserta Pengertian dan Jenisnya

Posted on

MateriBelajar.Co.id Pada kali ini akan membahas tentang pengertian kalimat tunggal beserta beberapa contohnya dan juga jenis-jenis kalimat tunggal. Untuk lebih jelasnyasimak pembahasan dibawah ini

contoh kalimat tungga

Kalimat mempunyai beberapa jenis yang membedakannya atara satu dengan kalimat lain. Pembagian jenis jenis kalimat didasari pada :

1) pengucapan
2) jumlah frasa (struktur gramatikal)
3) isi (fungsi)
4) unsur kalimat
5) pola subjek – predikat
6) gaya penyajian
7) subjeknya.

Pengertian Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal yaitu kalimat yang hanya terdiri atas satu struktur penyusun kalimat. Kalimat tunggal sekurang – kurangnya terdiri atas unsur subjek dan predikat.

Namun, tidak menutup kemungkinan suatu kalimat tunggal mempunyai pola subjek predikat objek da keterangan atau SPOK dan lain sebagainya dengan catatan kalimat yang memiliki bentuk menyajikan satu peristiwa.

Ciri – Ciri Kalimat Tunggal

Untuk membedakan antara kalimat tunggal dari jenis kalimat lain, kalimat tunggal mempunyai beberapa ciri – ciri, di antaranya yaitu L

1. Kalimat tunggal hanya mempunyai satu peristiwa pokok.

Kalimat tunggal hanya menyajikan atau menyampaikan atau menjelaskan satu persitiwa saja.

Contoh:

  1. Dita membaca buku (Satu peristiwa)
    Dina membaca buku dan majalah (Dua peristiwa, yaitu Dina membaca buku’ dan Dina membaca majalah’)
  2. Roni membeli Roti (Satu peristiwa)
    Rani pergi ke salon dan membeli Roti (Dua peristiwa, yaitu Rani pergi ke Salon’ dan Rani membeli Roti’)
  3. Tukimin mengenakan baju merah (Satu peristiwa)
    Tukimin mengenakan baju merah sembari menenteng tas hitam (Dua peristiwa, yaitu Tukimin mengenakan baju merah’ dan Tukimin menenteng tas hitam’)
  4. Kita mencetak gol ke gawang lawan (Satu peristiwa)
    Kita melakukan selebrasi dan penonton menyambutnya dengan senang (Dua peristiwa, yaitu kita melakukan selebrasi’ dan ‘penonton menyambut selebrasi yang mereka lakukan dengan senang)
  5. Shinta memintal benang wol (Satu peristiwa)
    Shinta memintal benang wol dan sutra (Dua peristiwa, yakni Shinta meminta benang wol’ dan Shinta memintal benang sutra’)

2. Kalimat tunggal hanya mempunyai satu struktur penyusun kalimat.

Artinya, kalimat tunggal hanya mempunyai satu struktur penyusun kalimat saja, yaitu hanya ‘SP’ saja, ‘SPO’ saja, dan lain sebagainya. Dengan istilah lain kalimat tunggal hanya mempunyai satu subjek, satu predikat, dan satu objek saja.

3. Kalimat tunggal tidak mengenal penggunaan konjungsi / kata hubung juga tanda baca koma (,).

Kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu bagian penyusun kalimat dan satu struktur. Penggunaan konjungsi atau kata hubung juga tanda baca koma (,) adalah salah satu ciri kalimat majemuk untuk membedakan antara induk kalimat dan anak kalimat.

Contoh :

  1. Saya mengetik cerita (kalimat tunggal)
  2. Saya mengetik cerita ketika ayah datang (kalimat majemuk)
  3. Saya mengetik cerita, ayah datang (kalimat majemuk)
  4. Jaelani anak kedua (kalimat tunggal)
  5. Jaelani anak kedua sehingga ia dimanja (kalimat majemuk)
  6. Jaelani anak kedua, ia dimanja orang tua (kalimat majemuk)
  7. Saya membenci tikus (kalimat tunggal)
  8. Saya membenci tikus sedangkan ia membenci kucing (kalimat majemuk)
  9. Saya membenci tikus, ia membenci kucing (kalimat majemuk)

Jenis – Jenis Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal Mempunyai beberapa jenis kalimat berdasarkan predikat yang terkandung di dalamnya. Berdasarkan predikatnya, kalimat tunggal dibedakan menjadi

  • kalimat tunggal nominal
  • kalimat tunggal adjektiva
  • kalimat tunggal verbal
  • kalimat tunggal preposional
  • kalimat tunggal numeral

Berikut adalah ulasan tentang jenis jenis kalimat tunggal berdasarkan predikatnya

Kalimat Tunggal Nomina

Kalimat tunggal nomina adalah kalimat tunggal yang predikatnya berupa kata benda.

contoh :

  1. Dani seorang polisi (kata benda = seorang polisi)
  2. Dena anak yang manja (kata benda = anak yang manja)
  3. Orang yang merangkak itu Jaka (kata benda = Jaka)
  4. Brangkas adalah tempat menyimpan uang dan emas (kata benda = tempat menyimpan uang dan emas)
  5. Susi seorang CEO di Indonesia (kata benda = CEO )
  6. Jaskia anak pemberani (kata benda = anak pemberani)

Kalimat Tunggal Adjektiva

Kalimat tunggal adjektiva adalah kalimat tunggal yang predikatnya merupakan kata sifat.

contoh :

  1. Dani ceria setiap hari (kata sifat = ceria)
  2. Shanti mudah tersinggung (kata sifat = mudah tersinggung)
  3. Pantai itu sangat cantik (kata sifat = sangat cantik)
  4. Gedung itu kotor (kata sifat = kotor)
  5. Kisah kita itu sedih sekali (kata sifat = sedih sekali)

Kalimat Tunggal Verbal

Kalimat tunggal verbal adalah kalimat tunggal yang predikatnya merupakan kata kerja.

Contoh :

  1. Hermawan membaca buku (kata kerja = membaca)
  2. Joko berlari di lapangan (kata kerja = berlari)
  3. Jaka mengerjakan tugas di perpustakaan kampus (kata kerja = menyerjakan)
  4. Bumi itu berotasi (kata kerja = berotasi)
  5. Bola berputar di udara (kata kerja = berputar)
  6. Shanti menyapa orang yang dilewatinya (kata kerja = menyapa)

Kalimat Tunggal Numerial

Kalimat tunggal jenis ini adalah kalimat tunggal yang mempunyai predikat berupa kata bilangan atau hitungan.

Contoh :

  1. Pembangunan ruko itu lima tahun (kata numerial = lima tahun)
  2. Waktunya berhari – hari untuk menyelesaikan sebuah misi (kata numerial = berhari – hari)
  3. Ulang tahun Indonesia ke – 74 (kata numerial = ke-74)
  4. Balonku ada lima (kata numerial = lima)
  5. Sepatu rissa 32 pasang (kata numerial = 32 pasang)

Kalimat Tunggal Preposional

Jenis kalimat tunggal ini adalah jenis kalimat tunggal yang mempunyai predikat berupa kata depan.

contoh :

  1. Aku ada di depan gedung (kata depan = di)
  2. Anginya ke arah selatan (kata depan = ke)
  3. Baunya ke arah Tenggara (kata depan =ke)

Demikianlah pembahasan mengenai kalimat tunggal, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :