Contoh Proposal Usaha

Posted on

Contoh Proposal Usaha – Halo sobat materibelajar.co.id kembali lagi bersama kami yang dimana pada kali ini kami akan memabahas tentang pelajaran Bahasa Indonesia yang bertemakan Contoh Proposal Usaha untuk lebih jelas dan lengkapnya maka simaklah artikel ini sampai akhir.

Perhatian bagi kita semua !!! bahwa sanya terdapat 3 aspek yang harus diberikan di proposal usaha supaya calon investor itu benar-benar percaya serta mau mendanai proposal dari usaha kita.

Hal Pertama ialah dilihat dari judul usahanya. Pastikanlah judul usaha yang menggambarkan keseluruhan dari bentuk usaha serta memuat keunikan dan juga kebaruan di dalam usaha itu. Gunakan juga kata-kata yang menjual supaya menarik perhatian

Pengertian Proposal Usaha

Contoh Proposal Usaha

Proposal usaha ialah suatu rencana ataupun bisnis plan yang sudah dibuat serta dituangka secara tertulis di dokumen dan susunan yang rapi serta struktur yang jelas maksud yang sedang dituju dari isi proposal itu.

Manfaat Proposal Usaha

Ada banyak sekali jenis usaha yang sekarang berkembang di Indonesia baik jasa serta barang. Mungkin untuk seorang pemula, banyak yang kurang tahu tujuan dari dibuatnya proposal. Padahal untuk pembuatan proposal ini mempunyai manfaat yang besar. Manfaat proposal usaha, yakni sebagai berikut:

  1. Sebagai sebuah alat komunikasi yang nantinya menjadi sebuah pedoman agar menyampaikan gagasan pada pihak lain untuk dapat menarik investor agar masuk ke perusahaan kita.
  2. Membantu para wisausaha agar dapat berpikir dengan kritis didalam memasuki bidang itu.
  3. Proposal pula mampu membandingkan diantara perkiraan serta hasil nyata yang terdapat di lapangan.
  4. Proposal bisa saja membuktikan dana yang sudah masuk dengan sumber yang jelas dan juga ditulis secara rinci serta teliti.
  5. Bisa memberikan gambaran pada wirausahawan sekaligus untuk menguji kewajibannya sebagai seorang pengelola usaha itu .
  6. Bisa mempermudah perizinan tempat jika kalian ingin menyewa suatu tempat membuka usaha kalian.

Contoh Proposal Usaha

Berikut ini ialah contoh proposal usaha yang benar dan baik. Mulai dari contoh proposal usaha makanan, usaha kerajinan, usaha roti bakar, usaha distro, usaha batik dan lain sebagainya.

1. Contoh Proposal Usaha Kerajinan

A. Judul proposal usaha : kumbang kepik dari bekas botol plastik

B. Bahan dan alat yang dibutuhkan

  • Botol plastik bekas
  • Cat dengan warna cerah
  • Kuas
  • Bola pimpong
  • Bola mata kecil dari plastik
  • Lem
  • Kawat
  • Gunting serta pisau
  • Pernak-pernik
  • Paku kecil

C. Cara membuat produk

  • Pertama, buatlah bagian badannya terlebih dahulu dengan cara memotong pada bagian bawah botol plastik memakai gunting ataupun pisau.
  • Cat lah bagian dalam botol plastik supaya penampilan agar semakin menarik.
  • Sesudah dicat jemur lah botol plastik di bawah sinar matahari supaya benar-benar kering.
  • Buatlah bagian kepalanya dengan cara memotong bola pimpong itu menjadi ukuran ¼.
  • Supaya terlihat menyerupai sebuah kepala kumbang, cat lah bola pimpong menggunakan warna hitam.
  • Potonglah kawat sekitar 4-5 cm lalu tekuk bagian ujungnya. Kawat ini yang nantinya akan dipakai sebagai antena pada kumbang.
  • Pakai paku kecil untuk bisa melubangi kepala supaya antena bisa dipasang,
  • Tempelkan pada bagian kepala serta badan kumbang memakai lem.
  • Sesudah itu, tempel pula matanya dan juga tambahkan pernak-pernik dibagian badan kumbang.
  • Hiasan sebuah kumbang kupik yang lucu siap dipakai.

D. Perencanaan anggaran

Modal

  • Cat : Rp 35.000
  • Kuas : Rp 5.000
  • Bola pimpong : Rp 15.000
  • Kawat: Rp 5.000
  • Bola mata plastik : Rp 3.000
  • Lem : Rp 6.000
  • Jumlah : Rp 75.000 estimasi untuk membuat 35 unit

Penjualan

Rencana untuk harga jual : Rp 85.000 per 35 unit

Profit

Harga jual – modal : Rp 85.000 – Rp 75.000 = Rp 10.000

E. Analisis SWOT

1. Strength

  • Harga yang relatif terjangkau.
  • Menarik serta lucu sehingga disukai berbagai macam kalangan khususnya pada anak-anak.
  • Menggemaskan.

2. Weakness

  • Tidak ramah lingkungan dikarenakan memakai bahan dasar plastik.

3. Opportunity

  • Menerima barang pre order.
  • Melayani jual beli secara online.
  • Belum ada yang mencoba bisnis ini di area Sleman.

4. Threat

  • Banyak pesaing yang sudah memproduksi produk serupa yang berbahan baku jauh lebih baik contohnya kain flanel.

2. Contoh Proposal Usaha Roti Bakar

A. Judul proposal usaha: Roti Bakar Nikmat Rasa

B. Variasi rasa roti bakar yang ditawarkan

  • Cokelat
  • Kacang
  • Nanas
  • Keju
  • Strawberry
  • Blueberry
  • Srikaya

C. Rincian harga roti bakar

  • Nanas Rp 10.000
  • Nanas + strawberry Rp 10.000
  • Strawberry Rp 10.000
  • Kacang Rp 12.000
  • Kacang + strawberry Rp 10.000
  • Kacang + blueberry Rp 10.000
  • Kacang + nanas Rp 10.000
  • Cokelat Rp 12.000
  • Cokelat + strawberry Rp 10.000
  • Cokelat + kacang Rp 10.000
  • Cokelat + nanas Rp 12.000
  • Blueberry + coklat Rp 10.000
  • Blueberry + nanas Rp 10.000
  • Blueberry + strawberry Rp 11.000
  • Srikaya + blueberry Rp 10.000
  • Srikaya + nanas Rp 10.000
  • Srikaya + cokelat Rp 12.000
  • Srikaya + kacang Rp 12.000
  • Keju + cokelat Rp 12.000
  • Keju + srikaya Rp 12.000
  • Komplit Rp 15.000

D. Strategi promosi

Jenis usaha roti bakar ini jelas mempunyai banyak pesaing, selain menciptakan sebuah inovasi didalam produknya produsen pula harus memikirkan cara promosi yang sangat efektif. Didalam mempromosikan usaha ini, kami juga akan memakai beberapa metode yakni dari mulut ke mulut, pemanfaatan dari media internet, pengembangan pasar serta produk.

E. Aspek perencanaan keuangan

Modal awal = Rp 5.000.000

Pendapatan:
Rata-rata penjualan untuk per malam = 15 bungkus
Harga rata-rata = Rp 11.000 x 15 = Rp 165.000
Penghasilan bruto untuk per malam = Rp 165.000

Laba kotor:
Harian = Rp 165.000
Bulanan = Rp 4.950.000

Biaya operasional untuk per bulan:
Gaji karyawan = Rp 600.000
Biaya sewa tempat = Rp 200.000
Biaya transportasi = Rp 200.000
Biaya bahan = Rp 2.500.000
Total biaya operasional = Rp 3.500.000

Laba bersih untuk per bulan
= laba kotor per bulan – total biaya operasional
= Rp 4.950.000 – Rp 3.500.000
= Rp 1.450.000

3. Contoh Proposal Usaha Kecil

A. Judul proposal usaha: Putra Puding

B. Bahan dan alat yang dibutuhkan

  • 1 bungkus agar-agar dengan rasa strawberry.
  • 1 bungkus nata de coco.
  • 1 bungkus nutrijel rasa coklat.
  • 7 gelas belimbing air.
  • 7 sdm gula pasir.

C. Proses pembuatan

  • Campurkan lah agar-agar, bubuk nutrijel, gula pasir serta susu ke dalam panci kemudian aduk rata.
  • Tambahkan air lalu panaskan sampai mendidih aduk sampai merata.
  • Persiapkan wadah kemudian tuang selapis adonan atau 2 mm.
  • Tuang kembali untuk selapis adonan saat yang pertama telah mengeras.
  • Diamkan sejenak sampai mengeras kemudian berikan lah nata de coco di atas pudingnya.

D. Perincian biaya usaha

Modal awal: Rp 30.000

Bahan dan alat:
1. Nutrijel coklat + susu (1 pack) Rp 8.000
2. Nutrijel strawberry (1 pack) Rp 5.000
3. Gula (250 gram) Rp 3.500
4. Kap puding (1 pack) Rp 6.000
5. Sendok plastik (1 pack) Rp 2.000
Jumlah Rp 23.500

Jadi, biaya yang seharusnya dibutuhkan bagi satu kali produksi ialah Rp 23.500 menggunakan peralatan milik pribadi.

Penghasilan produksi
= harga produk x estimasi produksi untuk per hari
= Rp 1.500 x 25
= Rp 75.000

Laba bersih
= penghasilan produksi – penghasilan operasional
= Rp 37.500 – Rp 23.500
= Rp 14.000

E. Analisis SWOT

1. Strength

  • Produk ini mempunyai beragam varian warna serta rasa.
  • Tambahan sebuah nata de coco untuk hiasan yang memberikan sebuah sensasi kenyal disaat dikonsumsi.

2. Weakness

Kualitas rasa yang akan menurun saat produk sudah dingin.

3. Opportunity

Banyak disukai oleh banyak anak-anak sekolah ataupun mahasiswa.

4. Threat

Adanya rasa jenuh pada kalangan konsumen untuk memakan puding.

4. Contoh Proposal Usaha Bakery

A. Judul proposal usaha: Anisa Bakery

B. Rencana produk

Bakery ialah kue berukuran kecil yang mempunyai cita rasa lezat serta cocok untuk dijadikan sebagai sebuah camilan.

C. Keunggulan produk

• Bakery ialah hidangan lezat serta bergizi.
• Harga relatif bisa dijangkau oleh seluruh lapisan dari masyarakat mulai dari anak-anak sampa dewasa.
• Bakery sudah tersedia didalam pilihan rasa.

D. Bahan dan alat yang dibutuhkan

  • Tepung terigu: 34 kg
  • Isi roti: selai nanas, cokelat, strawberry, (6 kg)
  • Gula pasir : 17 kg
  • Garam: 200 gram
  • Mentega: 17 kg
  • Telur: 70 butir
  • Ragi: 1.000 gram

E. Proses pembuatan produk

1. Persiapkanlah bahan-bahan untuk membuat roti contohnya tepung terigu, mentega, selai, gula pasir, telur, ragi serta garam.
2. Sesudah semua bahan siap, maka timbanglah sesuai dengan takaran.
3. Kemudian campurkan tepung terigu, ragi, telur, garam, dan juga mentega selanjutnya aduk memakai mixer lalu masukan air yang secukupnya.
4. Sesudah menjadi adonan lalu diamkan selama 10 menit.
5. Untuk adonan sesuai dari keinginan.
6. Roti yang sudah dikembangkan, dibentuk serta diisi kemudian dimasukan ke dalam loyang yang besar untuk dioven waktunya kurang lebih 15 menit (170ºC).
7. Dinginkan roti dalam waktu 1 jam.
8. Sesudah roti dingin lakukanlah proses pengemasan.

F. Analisis SWOT

1. Strength

Usaha roti ini mempunyai tampilan serta cita rasa khas yang sangat berbeda dibandingkan dari bakery lainnya.

2. Weakness

Produk roti tak mampu bertahan lama serta mudah ditiru.

3. Opportunity

Budaya konsumtif dalam masyarakat menjadi peluang utama agar meraih keuntungan dengan cara menjual roti yang mempunyai beragam rasa.

4. Threat

Banyak sekali produsen bakery yang telah terlanjur mempunyai nama di Yogyakarta. Harga bahan baku yang tak stabil juga bisa mengurangi profit.

G. Perencanaan biaya

Biaya produksi harian:

  • Tepung terigu (34 kg) Rp 255.000
  • Selai (6 kg) Rp 40.000
  • Ragi (1.000 gram) Rp 50.000
  • Gula pasir (17 kg) Rp 180.000
  • Mentega (17 kg) Rp 160.000
  • Plastik (90 buah) Rp 100.000
  • Telur (70 butir) Rp 110.000
  • Garam (200 gram) Rp 45.000

Total Biaya bahan baku Rp 940.000

Perkiraan untuk total biaya alat = Rp 500.000
Proyeksi Penjualan untuk per hari = Rp 1.800.000

Laba bersih = Rp 1.800.000 – (Rp 940.000 + 500.000) = Rp 360.000

Jadi, laba bersih untuk per hari yang diterima yakni Rp 360.000.

5. Contoh proposal usaha makanan

  1. Nama Perusahaan :
    • PT. Singkong Happy
  2. Tujuan Perusahaan:
    • Memproduksi bahan makanan yang berbahan dasar singkong untuk masyarakat Indonesia didalam yang menarik serta membantu para petani singkong agar produksi singkong di Indonesia.
  3. Latar belakang usaha
    • Singkong itu masih jarang diminati
    • Singkong dapat menjadi bahan untuk membuat sebuah camilan
  4. Survey pasar Masyarakat yang menyukai singkong sebagai bahan dasar olahan camilan yang dapat dimakan siapa saja. Mulai dari kalangan yang bawah sampai ke atas, singkong itu menjadi salah satu jenis camilan yang sangat disukai terutama sebagai teman untuk mengobrol, bahan bagi makanan kecil serta bahan pengganti makanan pokok.
  5. Survey kepada pasar Pengusaha sudah melakukan survey kepada kondisi pasar serta menemukan beberapa hal yang menarik seperti:
    • Masyarakat yang cenderung menyukai makanan yang cepat saji
    • Kebiasaan masyarakat untuk makan di luar.
    • Kandungan dari gizi singkong yang sangat baik
    • Peluang bisnis
  6. Rumusan masalah
    Perlunya untuk mencari tempat yang penyediaan singkong sebagai sebuah bahan baku utama dan juga ide pengolahannya yang akan diolah didalam bentuk keripik serta kue.
    • Solusi masalah
      Adanya sebuah kerjasama dengan petani singkong agar menyetor singkong sebagai sebuah bahan baku utama dan juga pencarian distributor bagi pembuatan pos-pos penjualan dari hasil produk olahan.
  7. Deskripsi Produk Pengusaha yang akan menamakan produknya sebagai sebuah CassavaSnack yang terbagi didalam 2 jenis produk yaitu :
    • Cassava Cake
      Kue-kue yang sudah terbuat dari bahan baku singkong yang akan menghadirkan sebuah pengalaman unik disaat menyantapnya yang sudah dibalut dengan topping-topping modern contohnya saja Nutella, Ovomaltine, serta lainnya.
    • Cassava Chips
      CassavaChips ialah keripik yang berbahan dasar singkong yang sangat kriuk. Dengan pemilihan bumbu yang sangat pas, CassavaChips cocok pula dikonsumsi siapa saja dan harganya yang terjangkau.
  8. Keunikan
    • Pengemasan bungkus didalam desain yang unik sehingganya menghadirkan kesan yang sangat Instagrammable.
    • Pemilihan topping baik bagi kue maupun keripik yang jauh berbeda dari biasanya sehingganya menjadi daya Tarik orang agar membeli.
    • Konsep eat-and-go yang dimana, orang-orang dapat langsung membelinya tanpa perlu untuk memakannya di tempat serta memakan waktu yang cukup lama.

Selesai sudah pembahas kali ini tentang Contoh Proposal Usaha semoga dapat membantu kalian semuanya dalam mempelajari pelajaran Bahasa Indonesia dan terimakasih kamu sudah berkunjung dan menyimak artikel ini sampai akhir .

Baca Juga Lainnya: