Contoh Struktur Kalimat Yang Salah dan Perbaikanya

Posted on

MateriBelajar.Co.id Pada kali ini akan membahas tentang Contoh Struktur Kalimat Yang Salah beserta perbaikan sebagai contoh agar memudahkan pemahaman, Untuk lebih jelasnya sima pembahasa dibawah ini

Contoh Struktur Kalimat Yang Salah

Sebagai alat komunikasi, bahasa Indonesia sudah memenuhi fungsinya dan hampir tidak pernah terjadi gangguan komunikasi dikarenakan bahasa.

Sebagaimana dikemukakan pada ciri-cirinya, ragam bahasa tulis harus mempunyai unsur yang lengkap yaitu (S,P,O,Pel,K) yang sesuai dengan tipe verba predikat hingga tiap kalimat yang dituliskan bisa dibaca dengan jelas dan mudah dipahami, tak timbul ketaksaan atau kerancuan. Setiap kalimat yang dituliskan hanya mempunyai satu makna.

Dalam faktanya berdasarkan pengamatan penggunaan bahasa Indonesia, masih banyak ditemukan kesalahan di dalam berbahasa. Sering terjadi kesalahan ini tidak terjadi. Berikut contoh kesalahan dalam kalimat beserta penjelasan

Kesalahan Struktur

Aktif dan Pasif
Orang sering tak menyadari bahwa kalimat yang dipakai sebenarnya berada di garis batas antara bentuk aktif dan juga bentuk pasif. Sebuah pernyataan dikatakan kalimat aktif, akan tetapi tak memenuhi syarat-syarat sebagai kalimat aktif; dan dikatakan kaliamt pasif, tetapi tidak memenuhi syarat sebagai kalimat pasif.

Contoh : Saya sudah katakan bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar itu tidak mudah.

Penjelasan contoh kalimat
Kalimat tersebut menimbulkan kerancuan dimana unsur manakah yang menjadi subjek kalimat itu. Apakah saya atau bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar itu tidak mudah. Andai saya sebagai subjek, verba pengisi predikat itu tidak benar. Verba seharusnya berbentuk aktif yang ditandai oleh awalan meng- karena subjek kalimat adalah berperan sebagai pelaku.

Kalimat tersebut juga bsa bersubjek bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar itu tidak mudah. Jika unsur itu merupakan subjek, bentuk predikat kalimat itu tidak benar. Karena subjek adalah sasaran (bukan pelaku), predikat kalimat itu seharusnya berbentuk pasif yaitu :

sudah saya katakan bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar itu tidak mudah.

Ataupun

Bahwa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar itu tidak mudah sudah saya katakan.

Demikian juga, kalimat berikut bsa diperbaiki dengan cara seperti kalimat tersebut.

Cotoh Kalimat tidak benar

Banyak buku saya telah baca, tetapi saya tidak temukan petunjuk penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Kalimat Perbaikan

1. Banyak buku telah saya baca, tetapi petunjuk penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar tidak saya temukan.

2. Telah kami baca banyak buku, tetapi tidak kami temukan petunjuk penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

3. Saya telah membaca banyak buku, tetapi tidak (saya) menemukan petunjuk penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

4. Banyak buku, saya telah membacanya, tetapi mengenai petunjuk penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, saya tidak menemukannya

Subjek dan Keterangan

Jika sedang menulis, orang umumnya lupa memeriksa apakah kalimat yang dihasilkannya memenuhi syarat ataupun tidak. Sering terjadi ketika orang memulainya dengan unsur keterangan yang terkadang cukup panjang. Dengan penempatan unsur keterangan di depan, seolah unsur itu menjadi subjek. Pada umumnya kalimat yang tergolong ini merupaka kalimat yang dimulai dengan kata seperti dalam, dari, di, kepada, pada, dengan.

Contoh :

Pada simpulan ini tidak memuat ikhtisar atau rangkuman, akan tetapi mengemukakan hasil.

Kalimat itu menimbulkan kerancuan; apakah unsur pada simpulan ini tidak memuat ikhtisar ataupun rangkuman itu sebagai subjek? Jika unsur itu sebagai sebagai sebah subjek, kata dalam yang megawali kalimat itu ditiadakan, seperti di bawah ini.

Simpulan ini tidak memuat ikhtisar atau rangkuman, tetapi mengemukakan hasil.

Dengan begitu unsur Simpulan ini tidak memuat ikhtisar atau rangkuman menjadi subjek kalimat

Contoh dan Perbaikan

Contoh Kalimat yang salah :

1. Bunga ini merupakan ialah bunga favoritnya.
2. Mereka bekerja demi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.
3. Petani harus rajin agar supayahasil panennya berlimpah.
4. Suasana di rumahnya sangatsepi sekali.
5. Sekolahnya banyakterdapat berbagaijenis tanaman obat.
6. Meskipun demam, namun Anas tetap pergi kuliah.
7. Walaupun lelah sekali, tetapi Ana tetap ikut bakti sosial.
8. Jika bekerja dengan keras, maka kamu pasti berhasil.
9. Karena kakaknya sakit, maka ia pergi ke rumah sakit.
10. Setelah memasak, kemudian ibu mencuci baju.

Contoh Perbaikan Kalimat Yang Benar :

1. Bunga ini merupakan bunga favoritnya
2. Mereka bekerja demi mencukupi kebutuhan hidupnya
3. Petani harus rajin supaya hasil panennya berlimpah
4. Suasana di rumahnya sangat sepi
5. Sekolahnya terdapat banyak jenis tanaman obat.
6. Meskipun demam, Anas tetap pergi kuliah
7. Walaupun lelah sekali, Ana tetap ikut bakti sosial
8. Jika bekerja dengan keras, kamu pasti berhasil
9. Karena kakaknya sakit, ia pergi ke rumah sakit
10. Setelah memasak, ibu mencuci baju

Demikianlah pembahasan mengenai contoh kalimat yang salah dan perbaika, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :