Ekuitas

Posted on

Ekuitas- Bertujuan agar memberikan kemudahan dalam pemahaman tentang keuangan.

Pengertian

Bagi beberapa orang mungkin didengarnya terasa asing tentang ekuitas yang merupakan istilah keuangan. Komponen yang digunakan dalam analisis keuangan salah satunya merupakan ekuitas. Untuk memahami tentang definisi lebih lanjutnya lihat penjelasan berikutnya.

Didalam akutansi istilah tersebut juga bisa di artikan sebagai selisih nilai liabilitas dengan nilai aset. Juga merupakan residual yang memiliki aset perusahaan yang dikurangi oleh liabilitas.

Sesuatu yang dimiliki bisa disebut dengan aset, seperti meja, komputer, dan lainnya yang dimiliki perusahaan. Liabilitas adalah merupakan layanan yang dilakukan dimasa depan pada pihak lain atau hutang yang harus dilunasi dimasa depan. Seperti biaya perbaikan komputer atau hutang perusahaan. Liabilitas setelah dibayar, nilai aset tersisa tersebut dapat disebut ekuitas.

Ekuitas sendiri belum tentu selalu bernilai positif. Jika nilai liabilitas lebih besar dari nilai asetnya maka nilai bisa menjadi negatif. Defisit istilah lain dari nama nilai yang negatif.

Agar dapat mengetahui nilai yang dimiliki, individu atau suatu perusahaan sebaiknya mengatur dengan baik nilai ekuitasnya. Dengan mencatat semua aset dan yang dimiliki liabilitas, nilai ini dapat dihitung. Sebaiknya nilai positif atau liabilitasnya lebih kecil dari nilai aset, supaya mendapatkan keuntungan.

Jenis-Jenis

Salah satu komponen yang digunakan analisis keuangan merupakan nilai ekuitas. Diberbagai aspek dalam kehidupan konsep dari ekuitas sering sekali diterapkan. Jenis jenis secara umum sering diterapkan antaranya adalah pemegang saham, pembiayaan, pemilik, dan rumah.

Pemegang saham
Jumlah uang yang akan diserahkan kepemilik saham jika semua aset perusahaan dilikuidasi dan semua hutangnya dibayarkan, merupakan ekuitas pemegang saham. Pemegang saham nilainya sering sekali dibahas dikehidupan sehari hari. Dan akan dibahas lebih lanjut tentang pemegang saham.

Pembiayaan
Apabila tidak mendapatkan profit, pembiayaan juga dapat digunakan suatu perusahaan yang memiliki usaha yang berhasil. Dalam mensiasati hal seperti ini, maka kepemilikan perusahaan atau saham dapat dijual selanjutnya ke investor. Hasil penjualannya dapat digunakan untuk pengembangan perusahaan.

Pemilik
Pemegang saham kurang lebih sama dengan pemilik. Dalam bentuk deviden keuntungan perusahaan dibagikan ke pemegang saham termasuk ekuitas pemegang saham. Aplikasi pada usaha yang tidak masuk bursa efek adalah ekuitas pemilik. Nilai pemilik usaha juga menjadi nilai ekuitasnya. Semua keuntungan akan masuk kepemilik usaha dalam bentuk usaha.

Rumah
Jumlah hutang hipotek dengan nilai dari rumah bisa didefinisikan sebagai ekuitas rumah. Bagi orang yang ingin menjual atau membeli rumah untuk dapatkan keuntungan nilai ini sangatlah penting. Maka nilai ekuitas rumahnya positif apabila meminjam uang dari bank untuk membeli rumah dengan harga jual rumahnya melebihi nilai uang yang dipinjamkan dari bank.

Pemegang Saham

Jumlah uang yang akan diserahkan kepemilik saham jika semua aset perusahaan dilikuidasi dan semua hutangnya dibayarkan, merupakan ekuitas pemegang saham. Ekuitas pemegang saham nilainya sering sekali dibahas dikehidupan sehari hari. Dan akan dibahas lebih lanjut tentang ekuitas pemegang saham.

Untuk menentukan kondisi keuangan sehat atau tidaknya, pemegang saham selalu dijadikan salah satu faktor acuan. Penentu nilai suatu perusahaan juga bisa menjadikan ekuitas pemegang perusahaan sebagai penentu. Untuk merepresentasikan nilai yang dimiliki investor suatu perusahaan, ini yang sangat penting dalam suatu nilainya. Untuk menentukan ketertarikannya suatu perusahaan sehingga nilai ini yang bisa menjadi acuan investor.

Ekuitas pemegang saham juga bisa menentukan suatu nilai berupa angka positif dan juga bisa berupa angka negatif. Angka bisa positif apabila aset perusahaan dapat menutupi liabilitasnya. Nilai bisa negatif apabila nilai liabilitas melebihi aset perusahaan.

Investasi beresiko akan membuat investor menganggap perusahaan memiliki nilai negatif. Investasi ke perusahaan memiliki resiko yang sangat besar karena cenderung bersaing tidak sehat. Didalam penentu faktor kondisi kesehatan perusahaan belum tentu menjadi salah satu faktor penentu. Faktor untuk memperhitungkan kesehatan perusahaan, nilai dengan alat ukur lainnya bisa dipergunakan.

Saham

Kepemilikan saham dipasar saham atau bursa efek baik oleh perusahaan maupun oleh perorangan dalam investasi biasanya mengacu pada ekuitas.

Capital gain atau penerima pendapatan dari deviden yang membeli suatu saham untuk antisipasi. Yang akan bertanggung jawab atas dana perusahaan atau dewan direksi yang mendapatkan hak suara dari pemilik saham.

Perbandingan antara obligasi pemerintah jangka panjang dengan ekuitas lebih atau kurang mahalnya yang dilakukan suatu perhitungan. Perbandingan ini juga dapat disebut dengan rasio hasil atau gap hasil. Obligasi jangka panjang dengan ekuitas merupakan angka dari rasio hasil deviden.

Dalam laporan akutansi perusahaan, yang menghitung harga pasar persaham yang tidak sesuai atau berbeda dengan nilai persaham didalam bursa efek. Nilai saham sering memiliki nilai lebih tinggi. Biasanya hal ini berdasarkan pertimbangan terkait dengan prospek masa depan, laba, dan kas operasi.

Demkianlah yang dapat kami jelaskan tentang ekuitas, semoga bermanfaat dan dapat membantu dalam pemahamannya.

Baca juga artikel lainnya:

  • arti equity dalam saham
  • arti equity dalam ekonomi
  • trading equity adalah
  • equity dan equality adalah
  • jelaskan jenis-jenis buku besar