Kelompok Sosial : Pengertian, Jenis, Klasifikasi, Macam-Macam dan Fungsi

Posted on

MateriBelajar.Co.id Pada kali ini akan membahas tentang pengertian kelompok sosial yanhg meliputi fungsi, jenis dan klasifikasi kelompok sosial, Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini

Kelompok sosial

Pengertian Kelompok Sosial

Pengertian kelompok sosial adalah interaksi antar kelompok individu yang didasarkan kepentingan bersama. Munculnya hubungan itu disebabkan oleh beberapa hal diantaranya kesamaan ide, pandangan, dan juga kesukaan.

Ciri ciri kelompok sosial adalah adanya individu serta reaksi timbal balik. Kelompok ini juga mempunyai fungsi yang beragam, bergantung pada jenisnya. Dalam kehidupan bermasyarakat, ada yang sengaja menciptakan perkumpulan guna mempererat hubungan antara sesama warga.

Fungsi kelompok sosial

Salah satu fungsi dari kelompok sosial adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam berinteraksi. Di era modern yang segalanya serba mudah. banyak yang enggan bersosialisasi karena merasa mampu mencukupi kebutuhan sendiri. Perilaku ini akan merugikan individunya sendiri karena manusia pasti membutuhkan peran dari manusia lainnya.

Interaksi mampu menambah wawasan melalui tukar menukar pikiran yang dilakukan. Klasifikasi kelompok sosial lebih didasari pada ada tidaknya organisasi yang menaunginya juga interaksi. Namun, sebagian besar terjadi dengan alami terkecuali jika anggotanya cukup besar.

Macam-Macam Kelompok Sosial

1. Kelompok formal
Pengertian kelompok sosial menurut para ahli adalah interaksi antar sekelompok orang dengan kesamaan visi serta mempunyai anggaran dasar yang jelas. Dalam kelompok sosial yang memiliki sifat formal ini, ciri khasnya yaitu ada pada kejelasan pembagian kerja. Contoh yang paling sering ditemui yaitu OSIS, organisasi mahasiswa, organisasi pemerintahan, dan lain sebagainya

2. Kelompok informal
Mengacu pada pengertian kelompok sosial yang sudah dijelaskan sebelumnya. Munculnya interaksi pada kelompok ini didasarkan karna rasa simpati dan kekeluargaan. Awal mula terjadinya karena terdapat daya tarik antar individu. Dalam organisasi ini tidak ada strukturisasi yang jelas. Misalnya kelompok ibu rumah tangga, kelompok belajar, dan lain-lain

3. Kelompok primer
Salah satu syarat kelompok sosial yaitu adanya interaksi dari beberapa individu. Anggota pada kelompok ini mempunyai hubungan yang erat antara satu dan lain. Tak ada keharusan mempunyai AD ART ataupun strukturisasi yang jelas. Hubungan yang terjadi berdasarkan pada rasa kepercayaan antar individunya. Contoh dari kelompok sosial primer yaitu arisan keluarga, kelompok keagamaan, dan lain sebagainya

4. Kelompok sekunder
Pada kelompok ini hubungan yang terjadi tak erat karena didasari pada kesamaan kebutuhan saja. Pengertian kelompok sosial interaksinya karena sebab tertentu banyak dijumpai di negara ini. Anggotanya jarang yang mempunyai ikatan persaudaraan karena kepentingannya berbeda-beda . Contoh dari kelompok ini yaitu partai politik.

Manusia hidup saling membutuhkan satu sama lain dan tidak mungkin hidup sendiri. Perilaku saling membutuhkan inilah yang memicu lahirnya sebuah kelompok tertentu. Fungsinya saling berkembang karena dari interaksi terus menerus itu menimbulkan kecocokan di beberapa bidang lainnya termasuk juga hobi dan juga pekerjaan. Saat ini jumlah perkumpulan semakin banyak dengan tujuan dan kebutuhan yang berbeda.

Klasifikasi Kelompok Sosial

Klasifikasi kelompok sosial menurut erat longgarnya ikatan anggota menurut Ferdinand Tonnies. Diantaranya yaitu :

Paguyuban (gemeinschaft)

Paguyuban atau gemeinschaft merupakan kelompok sosial yang anggotanya mempunyai ikatan batin yang murni, memiliki sifat alamiah, dan kekal.
Ciri-ciri kelompok paguyuban yaitu :

  1. Adanya ikatan batin yang kuat antar anggota
  2. Hubungan antar anggota memiliki sifat informal

Tipe paguyuban

Paguyuban dikarenakan ikatan darah (gemeinschaft by blood)

Kelompok genealogis merupakan kelompok yang terbentuk yang didasari hubungan sedarah. Kelompok genealogis mempunyai tingkat solidaritas yang tinggi karena adanya keyakinan tentang adanya kesamaan nenek moyang.
Contoh: keluarga dan kelompok kekerabatan.

Paguyuban karena tempat (gemeinschaft of place)

Komunitas merupakan kelompok sosial yang dibentuk berdasarkan lokalitas. Contoh: Beberapa keluarga yang berdekatan membentuk RT atau Rukun Tetangga, dan selanjutnya sejumlah Rukun Tetangga membentuk RW yaitu Rukun Warga
Contoh: Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

Paguyuban karena ideologi (gemeinschaft of mind)

Contoh: partai politik yang berdasarkan agama

Patembayan (gesellschaft)

Patembayan atau gesellschaft merupakan kelompok sosial yang anggotanya mempunyai ikatan lahir yang pokok untuk jangka waktu pendek.
Ciri-ciri kelompok patembayan :

  1. hubungan antaranggota yang memiliki sifat formal
  2. memiliki orientasi ekonomi dan tak kekal
  3. memperhitungkan nilai guna atau disebut utilitarian
  4. lebih didasari pada kenyataan sosial

Contoh: ikatan antara pedagang, organiasi suatu pabrik atau industri.

Demikianlah pembahasan mengenai kelompok sosial, Semoga bermanfaat

Artikel lainya :