Kerajaan-Kerajaan Di Jawa beserta Sejarah Perkembangannya

Posted on

Kerajaan-Kerajaan Di Jawa – Agama Hindu merupakan agama yang pertama masuk ke Indonesia diperkirakan pada awal Tarikh Masehi dan terus berkembang sampai akhirnya kerajaan-kerajaan Islam satu persatu bermunculan. Untuk lebih jelas lagi kami akan membahas materi makalah mengenai kerajaan – kerajaan yang ada di jawa. Maka simaklah ulasannya di bawah ini.

Kerajaan-Kerajaan Di Jawa

Kerajaan – Kerajaan Di Jawa

Kerajaan yang pertama kali berkembang di Indonesia ini ialah kerajaan Hindu & Buddha sedangkan sistem perekonomian yang digunakan pada saat itu yakni perdagangan, yang menjadikan hubungan dengan negara-negara tetangga maupun yang lebih jauh seperti China, India dan bahkan wilayah Timur Tengah dapat terjalin. Pada zaman kerajaan berkembang Agama Hindu merupakan agama yang pertama masuk ke Indonesia diperkirakan pada awal Tarikh Masehi dan terus berkembang sampai akhirnya kerajaan-kerajaan Islam satu persatu bermunculan. Adapun kerajaan-kerajaan islam di jawa ialah sebagai berikut ;

10 Kerajaan Di Jawa

Beriku ini adalah kerajaan-Kerajaan ayng ada di pulau jawa, diantaranya ;

  • Majapahit (1293–1527) M

Majapahit merupakan kerajaan yang terbesar pada masanya yang menguasai nusantara, berada di Jatim (Jawa Timur) Menurut Negarakertagama, kekuasaannya terbentang di Jawa Semenanjung Malaya, Kalimantan bahkan juga Sumatra.
Adapun pendiri kerajaan majapahit ini adalah Raden Wijaya yang dengan nama lainya ialah Kertarajasa Jaya Wardana. Pada saat mencapai puncak kejayaannya kekuasaan ini berada di tangan Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada pada abad ke-14. Namun setelah kematian Hayam Wuruk kejayaan kerajaan Majapahit perlahan-lahan meredup bahkan mengalami kemunduran akibat terjadi konflik kekuasaan dan peperangan antar saudara.
  • Kanjuruhan (Abad 8)

Kanjuruhan adalah kerajaan yang bercorak Hindu yang berada di Jawa Timur, Tepatnya, di dekat Kota Malang sekarang. Kanjuruhan diperkirakan sudah berdiri pada abad ke-8 Masehi . Adapun Bukti tertulis dari kerajaan ini ialah Prasasti Dinoyo. Rajanya adalah Gajayana. Peninggalan yang lain dari kerajaan ini yakni Candi Wurung dan Candi Badut
  • Kesultanan Cirebon (1552 – 1677)

Kesultanan Cirebon merupakan kerajaan Islam yang sangat ternama di seluruh Asia baik itu dalam jalur perdagangan maupun pelayaran antar pulau pada saat itu, Kesultanan ini juga menempati posisi yang strategis. Selain sebagai jembatan & tempat persinggahan para pedagang maupun pelayar yang hendak berlayar ke Timur dan ke Barat, Kerajaan yang satu ini juga menjadi pusat pertemuan kebudayaan dari berbagai daerah.

  • Kesultanan Demak (1500 – 1550)

Merupakan kerajaan Islam yang pertama dan terbesar di pesisir pantai utara Jawa. Sebelumnya kerajaan ini merupakan sebuah kadipaten dari kerajaan Majapahit. Ketika masuknya pengaruh agama Islam serta bersamaan dengan hal inilah terjadinya masa keruntuhan Majapahit, Kadipaten ini bermetamorfosis menjadi basis penyebaran Agama Islam di wilayah Nusantara. Salah satu peninggalan dari kerajaan ini adalah Masjid Agung Demak. Masjid ini juga adalah salah satu warisan dari wali songo yang merupakan para ulama yang menyebar agama Islam di daerah Jawa.

  • Kesultanan Pajang (1568 – 1618)

Kerajaan ini merupakan kerajaan Islam yang juga berada di Jawa Tengah yang mana kerajaan ini menjadi kelanjutan dari Kerajaan Demak. Setelah kematian Sultan Trenggana, kerajaan Demak lama kelamaan runtuh. yang kemudian daerah-daerah kekuasannya melepaskan diri lalu membangun kerajaan sendiri, Salah satunya  kesultanan Pajang ini. Sampai saat ini kita masih dapat menemukan bukti dari keberadaan kesultanan Pajang di masa silam, Sisa-sisa reruntuhan serta pondasi keratonnya masih ada dan dapat kita lihat di kelurahan Pajang, Kota Surakarta.

Baca Juga :  Panitia Sembilan : Anggota, Tugas, Isi Piagam Jakarta dan Latar Belakang
  • Blambangan (1536–1580) M

Kerajaan ini merupakan kerajaan yang berada di Ujung paling timur di pulau Jawa. Kerajaan blambangan ini juga sebagai kerajaan yang bercorak Hindu terakhir di Pulau Jawa. Kemungkinan terjadi perang antara Pasuruan dan Blambangan terjadi pada tahun 1540, 1580 dan 1590-an. Sultan Agung dari Mataram bertahta di tahun 1613 hingga dengan 1646, Adapun pada tahun 1633, ada yang menyerang blambangan namun tidak bisa menaklukannya.
  • Surakarta Hadiningrat (1745–1945) M

Kerajaan ini adalah kerajaan yang berada di Jawa Tengah yang berdiri sejak tahun 1755 yang mana salah satu yang menjadikan kerajaan ini berdiri yakni karena hasil dari perjanjian Giyanti 13 Februari 1755. Perjanjian antara VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) dengan berbagai pihak yang bersengketa di Kesultanan Mataram, yakni Sunan Pakubuwana III & Pangeran Mangkubumi, mereka sepakat bahwa Kesultanan Mataram dibagi dalam 2 wilayah kekuasaan yakni Surakarta dan Yogyakarta.
  • Kesultanan Mataram (1586 – 1755)

Kesultanan Mataram merupakan kerajaan Islam yang berada di Jawa, Berdiri pada akhir abad ke-15. yang menjadi raja pertama ialah Sutawijaya, putra Ki Ageng Pemanahan. Pada masa kejayaannya, Kerajaan Mataram ini pernah menyatukan tanah Jawa. Kerajaan ini juga pernah memerangi VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) di Batavia. Peninggalan yang masih bisa dijumpai sampai saat ini antara lain ialah kampung Matraman di Jakarta, penggunaan hanacaraka dalam bahasa Sunda,  politik feodal, dan beberapa batas wilayah administrasi yang hingga sekarang masih berlaku, dan juga sistem persawahan di Pantai Utara Jawa.

  • Kadiri (1045–1222) M

Kerajaan Kadiri ini merupakan kerajaan yang bercorak Hindu yang berada di Jawa Timur, Kerajaan ini berdiri sekitar tahun 1045 Sampai 1221. Kerajaan ini terletak di kota Daha, lebih tepatnya terletak di sekitar Kota Kediri sekarang. Adapun Daha ini adalah nama yang terdapat dalam prasasti Pamwatan yang dikeluarkan Airlangga pada tahun 1042.
Kerajaan Kadiri ini runtuh pada saat pemerintahan Kertajaya, kemudian dikisahkan pada Pararaton dan Nagarakretagama. Dan di tahun 1222 Kertajaya berselisih dengan kaum brahmana yang kemudian meminta perlindungan Ken Arok. yang kebetulan juga Ken Arok ini bercita-cita memerdekakan Tumapel yang menjadi daerah bawahan Kadiri.
  • Kasunanan Surakarta Hadiningrat & Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat (1755-sekarang)

Selain dari kerajaan-Kerajaan di atas, masih ada dua kerajaan Islam di Jawa yang hingga kini masih eksis. Adapun ke-2 kerajaan itu ialah Kasunanan Surakarta Hadiningrat & Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Adanya kerajaan ini karena adanya pecahan dari kerajaan Mataram Islam yang bubar akibat dari perebutan tahta Melalui perjanjian Giyanti pada tanggal 13 Februari 1755, Kerajaan Mataram resmi dipecah menjadi dua sampai saat ini.

Baca Juga :  352 Tarian Daerah 34 Provinsi Beserta Gambarnya dan Asal Daerah

Demikianlah pembahasan kami mengenai Kerajaan-Kerajaan Di jawa, Semoga bermanfaat.

Artikel lainnya :

Kerajaan-Kerajaan Di Jawa beserta Sejarah Perkembangannya
5 (100%) 1 vote[s]