Kingdom Monera – Ciri, Makalah, Gambar, Klasifikasi, dan Contoh

Posted on

Kingdom Monera – Monera merupakan salah satu kingdom dalam klasifikasi biologi sistem lima-kingdom, yang sekarang sudah tidak digunakan lagi. Untuk lebih lengkapnya lagi simaklah pembahasan kami mengenai Materi Kingdom Monera mulai dari Pengertian, Ciri-Ciri, Makalah, Gambar, Klasifikasi, dan Contoh di bawah ini.

Kingdom Monera

Pengertian Kingdom Monera

Monera merupakan salah satu kingdom dalam klasifikasi biologi sistem lima-kingdom, yang sekarang sudah tidak digunakan lagi. Anggota kingdom Monera meliputi makhluk hidup yang terdiri dari satu sel, yang mana ini juga sesuai dengan asal kata dari bahasa Yunani, moneres yang berarti tunggal

Ciri – Ciri Kingdom Monera

Berikut ini merupakan ciri yang harus kita ketahui agar kita bisa membedakan Kingdom Monera dengan Kingdom Fungi, Kingdom Plantae dan lainnya, adapun ciri-ciri kingdom monera sendiri sebagai berikut :

1. Uniseluler (Tersusun atas satu sel)

Salah satu alasan dikeluarkannya bakteri dan alga biru dari kerajaan plantae yaitu karena tubuh bakteri dan alga biru tersusun oleh dari satu sel.

2. Memiliki Dinding Peptidoglikan

Dinding sel yang menyusun bakteri dan alga biru tidak sama dengan tumbuhan. Dinding monera terbuat dari zat peptidoglikan sementara tumbuhan tersusun atas selulosa. Meskipun demikian beberapa bakteri dinding selnya tersusun bukan dari peptidoglikan (kelompok archaebacter).

3. Tipe Sel Prokariotik

Alasan yang paling mendasari terbentuknya kingdom monera yaitu ialah struktur sel. Semua anggota monera adalah sel prokariotik adalah sel yang tidak mempunyai inti sejati. Hal ini karena ketidakadaan membran inti pada selnya. Sehingga selnya disebut dengan istilah nukleoid.

4. Bentuk Sel Beragam

Bentuk sel pada kelompok monera sangat berbagai macam, ada yang berbentuk batang, bulat, atau spiral, ada yang berkoloni ataupun tidak. Adapun bentuk koloni yang terbentuk yaitu gabungan dua sel (diplobasil/diplococus), kubus (sarcina), rantai (streptococcus), anggur (staphylococcus / staphylobasil).

5. Motil

Biasanya kelompok monera dilengkapi alat gerak (flagel) yang memungkinkan bisa bergerak. Berdasarkan letak dan jumlah flagel yang dimiliki, dibedakan:

a. Atrik, tidak mempunyai flagel.
b. monotrik, mempunyai satu flagel pada salah satu ujung selnya.
c. Amfitrik, mempunyai flagel pada kedua ujungnya.
d. Lofotrik, mempunyai banyak flagel pada salah satu ujung tubuhnya.
e. Peritrik, mempunyai banyak flagel pada seluruh permukaan tubuhnya.

6. Tidak Mempunyai Organel Bermembran

Ketidakadaan membran inti menyebabkan organisme monera tidak mempunyai organel – organel bermembran lainnya, seperti: kloroplas, endoplasma, badan golgi, lisosom, dan vakuola. adapun organel yang ada pada monera antara lain:

a. Nukleoid: kromosom terkumpar di sitoplasma
b. Mesosom: pelekukan membran sel yang berfungsi sebagai organel respirasei (serupa mitokondria).
c. Ribosom: berfungsi untuk sintesis protein.
d. Klorofil: terkumpar dalam membran sel
e. Membran sel.
f. Dinding sel.

7. Habitat: kosmopolit

Organisme mempunyai habitat yang cukup luas. Hampir diberbagai belahan bumi bahkan di dalam tubuh organism bisa ditemukan anggota monera (kosmopolit : dimana-mana).

8. Beragam metabolisme respirasi seluler

Kelompok monera mempunyai keragaman dalam memperoleh energi. Berdasarkan cara mendapatkannya maka dibedakan menjadi:

a. Autotrof, bisa membuat makanan sendiri dari senyawa anorganik. Fotoautotrof mengandalkan cahaya matahari untuk mereduksi senyawa anorganik menjadi energi, sementara kemoautotrof mengandalkan energi kimia untuk mendapatkan energi.
b. Heterotrof, mengambil makanan dari organisme lain:

1. Fotoheterotrof, menggunakan cahaya matahari untuk mengubah senyawa organik menjadi ATP
2. Kemoheterotrof, menggunakan senyawa kimia dalam menghasilkan ATP

c. Saprofit, mendapatkan atau mengambil nutrisi dari organisme yang sudah mati
d. Parasit, mengambil nutrisi dari organisme yang masih hidup.

9. Reproduksi

a. Aseksual (Tidak adanya perkawinan) : membelah diri dan endospora
b. Seksual: konjugasi

Klasifikasi Kingdom Monera

Berdasarkan struktur selnya, kingdom monera dikelompokkan menjadi dua divisi:

A. Archaebacteria

Archaebacteria

Archaebacteria adalah kelompok bakteri purba. Karakteristik yang dimiliki anggota archae berbeda dengan anggota monera lainnya. Kelompok ini ditemukan pada tempat- tempat yang ekstreem. Adapun karakteristik  dari Archaebakter yaitu seperti:

a) Tidak mempunayi dinding peptidoglikan
b) Mempunyai beberapa jenis RNA polimerase
c) Tahan terhadap antibiotik (streptomiesin dan kloralfenikol)
d) Hidup pada tempat – tempat ekstreem

Berdasarkan tempat hidupnya:

a. Methanogen, merupakan kelompok archae yang menghasilkan gas metana (CH4). Kelompok ini adalah organisme anaerob obligat, maksudnya tidak bisa mentolerir oksigen, resiprasi berlangsung secara anaerob. Bakteri ini bisa ditemukan di lapisan rawa paling bawah. Bakteri ini dimanfaatkan untuk mengubah kotoran hewan menjadi biogas. Selain itu, bakteri ini ditemukan dalam simbiosis mutualisme pada sistem pencernaan hewan (sapi, rayap).

b. Halofil ekstrim, adalah kelompok archae yang ditemukan pada daerah dengan kadar salinitas (garam) yang tinggi, seperti pada laut mati dan great salt lake. Kelompok ini mempunyai pigmen orhodopsin penangkap energi matahari yang digunakan untuk menghasilkan ATP (energi).

B. Eubacteria

Eubacteria

Eubacteria adalah bakteri yang mempunyai dinding peptidoglikan. Kelompok ini dibedakan menjadi 5 jenis yaitu :

1. Spirokaeta, berbentuk spiral memiliki panjang sekitar 0,25mm. Memperoleh energi melalui kemoheterotrof. Bakteri ini bisa menyebabkan penyakit Treponema pallidum (penyebab sifilis)

2. Klamidia, parasit yang ada di dalam sel hewan. Contoh: Chlamydia trachomatis penyebab kebutaan yang ditularkan melalui hubungan seksual. Bakteri ini mendapatkan energi dari inangnya.

3. Bakteri gram, jenis bakteri yang satu ini didasarkan atas pewarnaan gram. Adapun dua macam gram tersebut ialah :

  • Gram positif, memiliki dinding peptidoglikan yang tebal. Berwarna ungu apabila dilakukan pewarnaan gram. Biasanya menguntungkan, contoh: Basillus sp.
  • Gram negatif, dinding peptidoglikan tipis. Berwarna merah pada pewarnaan gram. Biasanya patogen, contoh Salmonella sp.

4. Cyanobacteri, termasuk dalam golongan alga biru. Fotoautotrof dengan fotosintesis. Mempunyai klorofil seperti pada tumbuhan. Bakteri jenis ini bisa kita jumpai di air tawa, air l[unyaut, atau dalam bentuk simbiosis dengan organisme lain (fungi, membentuk lichens). Ada yang membentuk koloni, tidak mempunyi alat gerak. Contoh: Anabaena sp.

5. Proteobacteri, dibedakan menjadi tiga kelompok, taitu dianataranya :

  • Bakteri ungu, mempunyai pigmen. Fotoautotrof.
  • Proteobacteri kemoautotrofik, bakteri yang bersimbiosis dengan tumbuhan, seperti  Nitrosomonas.
  • Proteobacteri kemoheterotrofik, bakteri yang hidup di dalam tubuh hewan. Contoh seperti E.coli.

Contoh Kingdom Monera

Contoh kingdom monera

  • Bakteri: Clostridium botulinum, Escherichia coli.
  • Plantae: Rhodophyta (Alga merah)
  • Archaea: Pyrococcus, Sulfolobus & Methanosarcinales
  • Protista: Dinoflagellates, Algae, dan Euglena
  • Animalia: Mollusca (macam2 siput), Annelida (macam2 ulat)

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi KIngdom Monera. Semoga bermanfaat.

Artikel lainnya :

  1. Kingdom Protista – Ciri Ciri, Reproduksi, Klasifikasi, Gambar, dan Contoh
  2. Kingdom Fungi – Pengertian, Struktur, Ciri, Fungsi, Reproduksi & Contoh
  3. Kingdom Protista – Ciri Ciri, Reproduksi, Klasifikasi, Gambar, dan Contoh