Kode Etik Guru

Posted on

Kode Etik Guru – Halo sobat materibelajar.co.id kembali lagi bersama kami yang dimana pada kali ini kami akan membahas tentang pelajaran Bahasa Bahasa Indonesia yang bertemakan Kode Etik Guru untuk lebih jelas dan lengkapnya maka simaklah penjelasan yang ada dibawah ini.

Pengertian

Umumnya, kode etik bisa diartikan sebagai nilai, aturan, serta aturan tertulis yang bisa mengatur apa yang harus bisa dilakukan serta apa yang tak boleh dilakukan para profesional.

download kode etik guru

Kode Etik Guru Indonesia yang terdiri dari aturan serta prinsip yang disepakati dan juga diterima oleh para guru-guru Indonesia. Sebagai pedoman bagi sikap serta perilaku didalam pelaksanaan tugas profesional sebagai seorang pendidik, anggota masyarakat serta warga negara.

Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa sanya kode etik guru ialah aturan, nilai serta norma yang disepakati dan juga diterima oleh guru yang ada di seluruh Indonesia sebagai sebuah pedoman didalam menjalankan profesinya.

Sebagai pendidik, perilaku serta sikap guru dipakai sebagai contoh tak hanya oleh siswa tapi pula oleh masyarakat.

Oleh karena itulah, keberadaan dari kode etik guru yang diharapkan bisa mengendalikan sikap guru yang baik sebagai sebuah instruktur ataupun sebagai masyarakat umum.

Didalam Kongres XIII PGRI, presiden umum PGRI yakni Basuni yang menyatakan bahwa sanya yang dimaksud dari kode etik guru ialah pedoman pada tindakan serta dasar moral dari guru-guru Indonesia didalam menerapkan profesi mereka sebagai seorang staf pengajar.

Macam-Macam Kode Etik Guru

Adapun kode etik guru dari ini memiliki macam-mcam di dalamnya, yakni sebagai berikut:

  • Para guru mengembangkan serta meningkatkan secara pribadi dan juga bersama-sama kualitas serta martabat profesinya.
  • Para guru menjaga hubungan dengan kolega profesional, memelihara sebuah rasa kekeluargaan serta solidaritas sosial.
  • Para guru secara bersama-sama menjaga serta meningkatkan kualitas organisasi PGRI sebagai sebuah forum perjuangan serta pengabdian.
  • Para guru yang melaksanakan semua kebijakan pemerintah pada bidang pendidikan.
  • Para guru berkomitmen agar membimbing siswa bisa membentuk seluruh generasi orang Indonesia bersama semangat Pancasila.
  • Para guru mempunyai dan melakukan kejujuran yang profesional.
  • Para guru mencoba agar bisa mendapatkan informasi soal siswanya sebagai alat agar bisa mendorong dan membimbing.

Fungsi Kode Etik Guru

Beberapa bagian dari kode etik guru yang sudah dijelaskan di atas, bisa dilihat bahwa sanya kode etik guru mempunyai hubungan yang begitu erat dengan dunia pendidikan serta secara otomatis mampu untuk mengikat semua orang yang mempunyai profesi sebagai seorang guru.

Bisa dikatakan bahwa sanya profesi guru itu benar-benar tak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan. Dunia pendidikan yang tentu tak akan dapat berfungsi apabila tak ada guru.

Adapun kode etik guru itu memiliki fungsi di dalamnya, yakni sebagai berikut:

Fungsi kode etik guru yang sebagai seperangkat prinsip serta norma moral yang bisa mendukung pelaksanaan tugas serta layanan profesional guru didalam kaitannya dengan siswa, orang tua atau wali siswa, sekolah serta kolega didalam profesi, organisasi profesi, serta pemerintah sesuai dari agama, pendidikan, sosial, etika serta kemanusiaan.

Contoh Kode Etik Guru

Berikut ini ada beberapa contoh deri kode etik guru yang mudah untuk dipahami.

1. Hubungan guru dengan para peserta didiknya

  • Didalam mengajar, melatih, membimbing dari para peserta didiknya, guru harus bisa bersikap serta berperilaku dengan profesional.
  • Guru juga mempunyai tugas untuk dapat membimbing para peserta didiknya agar dapat memahami, menghayati serta mengamalkan hak-hak dan juga kewajiban yang harus bisa di lakukan sebagai seorang individu, pelajar serta masyarakat.
  • Guru pula harus mengetahui, bahwa sanya setiap peserta didiknya mempunyai karakteristik yang berbeda, serta mereka berhak agar bisa mendapatkan layanan dari pada pembelajaran tersebut.
  • Guru mempunyai kewajiban agar bisa menghimpun ataupun mendapatkan banyak sekali informasi soal peserta didiknya, serta nantinya dapat di pakai agar bisa mendukung kepentingan proses pendidikan.
  • Guru pula harus memberikan kasih sayang kepada peserta didiknya, serta menghindari yang namanya dari kekerasan fisik.

2. Hubungan guru dengan masyarakat

  • Guru harus bisa menjalani komunikasi serta kerja sama yang harmonis, efisien dan efektif dengan masyarakat, agar dapat membantu agar memajukan serta mengembangkan pendidikan.
  • Guru dapat menampung serta mengakomodasikan berbagai macam aspirasi dari masyarakat, didalam hal mengembangkan serta meningkatkan kualitas pendikannya.
  • Guru pula harus peka kepada berbagai macam perubahan yang sudah terjadi serta ada didalam masyarakat.
  • Guru harus bisa bekerja sama dengan masyarakat untuk dapat berperan secara aktif didalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan dari para peserta didiknya.

3. Hubungan guru dengan profesi

  • Guru harus bisa menjunjung tinggi jabatan yang dimilikinya, yakni profesi sebagai seorang guru
  • Guru pula harus terus menerus untuk meningkatkan kompetensi yang sudah dimilikinya
  • Guru harus bisa berusaha untuk dapat mengembangkan serta memajukan disiplin dari ilmu pendidikan, terutama ialah bidang studi yang memang sudah di ajar olehnya.

4. Hubungan guru dengan orang tua atau wali siswa

  • Guru berusaha agar dapat membina ataupun menjalin hubungan kerja sama yang sangat efektif serta efisien dengan para orang tua murid ataupun wali agar mendukung proses dari kelancaran pendidikan.
  • Guru juga mempunyai kewajiban agar bisa memberikan berbagai macam informasi yang mengenai para peserta didiknya dengan jujur serta objektif pada para orang tua ataupun wali murid.
  • Guru wajib harus menjaga informasi dari setiap peserta didik pada orang lain yang bukan menjadi orang tua ataupun wali murid.
  • Guru pula harus memberikan sebuah motivasi pada para orang tua ataupun wali murid, agar dapat membantu serta berpartisipasi didalam meningkatkan kemajuan serta kualitas pendidikan.

5. Hubungan guru dengan sekolah

  • Guru harus bisa menjaga, memelihara, serta meningkatkan kinerja , prestasi, dan reputasi di sekolah.
  • Guru harus dapat menciptakan suasana dengan kekeluargaan baik itu di dalam serta luar lingkungan sekolah.
  • Guru harus dapat menciptakan ataupun melaksanakan proses yang kondusif, terutama didalam kegiatan belajar dan juga mengajar.
  • Guru harus saling menghormati lalu membimbing diantara rekan kerja

Baca Juga Lainnya: