Konsep Geografi – Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Posted on

Konsep Geografi – Pada kesempatan ini MateriBelajar.co.id akan mengulas definisi makalah materi mengenai konsep dan pengertian geografi menurut para ahli. Langsung saja simak ulasannya di bawah ini

Konsep Geografi

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Kamus Besar Bahasa Indonesia.

  • Geografi merupakan ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.

Claudius Ptolomaeus

  • Pengertian geografi menurut Claudius Ptolomaeus adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi.

Alexander

  • Geografi ialah sebuah studi mengenai pengaruh lingkungan alam terhadap berbagai aktivitas manusia. Berawal dari pandangannya inilah mulai dibahas mengenai hubungan timbal balik yang terjadi antara aktivitas manusia serta pengaruhnya yang terjadi terhadap lingkungan alam.

Ekblaw dan Mulkerne

  • Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi, dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan sehari-hari, rumah yang kita huni dan tempat rekreasi yang kita nikmati.

10 Konsep Geografi

 

1. Lokasi

Lokasi atau letak adalah suatu tempat atau letak daerah dimana adanya keterkaitan suatu objek di muka bumi. Jika secara umum konsep lokasi dibagi menjadi dua yakni lokasi absolut dan lokasi relatif.

  • Lokasi Absolut

Lokasi absolut merupakan letak suatu daerah dilihat dari garis lintang dan garis bujur. Keadaan lokasi absolut bersifat statis dan tidak dapat berubah karena berpedoman pada garis astronomi bumi. Perbedaan lokasi berdasarkan garis astronomis ini yang menjadi penyebab perbedaan iklim (garis lintang) dan perbedaan waktu (garis bujur).

Contoh lokasi absolut misalnya letak astronomis Indonesia yang terletak antara 6 derajat lintang utara sampai 11 derajat lintang selatan serta 95 derajat bujur timur sampai 141 bujur timur (6°LU-11°LS, dan 95°BT-141°BT).

  • Lokasi Relatif

Lokasi relatif merupakan letak atau tempat yang dilihat dari daerah lainnya yang berada di sekitarnya. Lokasi ini dapat berganti-ganti sesuai dengan objek yang ada di sekitarnya. Keberadaan lokasi relatif ini sangatlah penting karena lebih banyak kajiannya dalam geografi yang biasa disebut dengan letak geografis.

Contoh lokasi relatif adalah letak geografis indonesia yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) serta diapit oleh dua samudera (Hindia dan Pasifik).

2. Jarak

Jarak juga termasuk salah satu konsep dasar geografi. Dalam kehidupan sosial ekonomi, jarak memiliki arti penting. Secara umum konsep jarak dapat dibagi mennadi dua yaitu jarak absolut/mutlak dan jarak relatif.

  • Jarak Mutlak

Jarak mutlak atau absolut adalah jarak geometrik yang dinyatakan dalam satuan panjang meter (m) atau kilometer (km). Konsep jarak mutlak tersebut bersifat tetap dan tidak bisa diubah-ubah.

Contoh jarak mutlak : jarak Jakarta ke Surabaya adalah 790 kilometer.

  • Jarak Relatif

Jarak relatif merupakan jarak waktu yang diukur dengan satuan waktu (hari, jam, menit, detik, dl). Ruang atau sela antara dua titik diukur berdasarkan jarak tempuhnya dan bisa berbeda-beda tergantung kondisi tertentu.

Contoh jarak relatif : perjalanan dari Jakarta ke Surabaya memakan waktu sekitar 10 jam sampai 15 jam dengan menggunakan kereta api. Namun jika menggunakan pesawat terbang hanya memakan waktu sekitar 1 jam saja.

3. Keterjangkauan

Konsep keterjangkauan yakni kemudahan akses jarak tempuh menuju suatu titik.

keterjangkauan adalah jarak yang mampu dicapai dengan maksimum dari satu wilayah ke wilayah lain yang harus diperhatikan dalam konsep keterjangkauan adalah sarana dan prasarana penunjang yang ada.

Contoh keterjangkauan : Dulu untuk menuju pulau Madura harus menggunakan kapal. Namun setelah dibangun Jembatan Suramadu, kita bisa menuju ke Madura dengan mobil dan angkutan darat lain via jembatan.

4. Pola

Konsep esensial geografi berikutnya adalah pola (pattern). Pola yaitu bentuk, struktur, dan persebaran fenomena atau kejadian di permukaan bumi baik gejala alam maupun gejala sosial. Pola juga dapat diartikan sebagai tatanan geometris yang beraturan sebagai bentuk interaksi manusia dengan lingkungannya.

Contoh pola dalam konsep geografi adalah pembangunan pemukiman penduduk dibangun memanjang mengikuti jalan raya atau aliran sungai.

5. Geomorfologi

Geomorfologi ialah ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi. Ilmu gegrafi ini tidak terlepas dari bentuk-bentuk permukaan bumi, seperti pegunungan, perbukitan, lembah, dan dataran. Inilah yang menjadikan permukaan bumi merupakan objek studi geografi.

Contoh konsep geomorfologi : kota Surabaya terletak di dataran rendah.

6. Aglomerasi

Aglomerasi yaitu kecenderungan pengelompokan suatu gejala yang terkait dengan aktivitas manusia. Pengelompokkan ini dilakukan sebagai objek studi geografi.

Contoh aglomerasi : pengelompokan kawasan industri yang dipisahkan dari daerah pemukiman.

7. Nilai Kegunaan

Dalam kaitannya sebagai salah satu konsep dasar geografis, nilai kegunaan adalah manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang. sudah tentu manfaat yang dihasilkan bersifat relatif, namun memiliki potensi untuk menunjang perkembangan suatu wilayah.

Contoh nilai kegunaan geografis : kawasan dataran tinggi bisa dimanfaatkan untuk tanah perkebunan yang subur, sedangkan daerah pantai bisa dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi

8. Interaksi/Interpendensi

Interaksi atau interpendensi merupakan terjadinya hubungan yang saling mempengaruhi antara suatu gejala dengan gejala lainnya. Definisi yang lain mencakup keterkaitan dan ketergantungan satu daerah dengan daerah lain untuk saling memenuhi kebutuhannya.

Contoh interaksi interpendensi : daerah pedesaan menghasilkan bahan-bahan pangan yang akan didistribusikan ke daerah perkotaan

9. Diferensiasi Areal

Arti diferensiasi areal secara umum adalah fenomena yang berbeda antara tempat yang satu dengan yang lain. Diferensiasi areal ini membandingkan antara dua wilayah untuk menunjukkan adanya perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain karena tiap wilayah memiliki karakteristik yang unik.

Contoh diferensiasi areal adalah mata pencaharian penduduk daerah pantai kebanyakan adalah nelayan, tapi di dataran tinggi kebanyakan warganya menjadi petani.

10. Keterkaitan Ruang

Konsep geografis terakhir adalah keterkaitan ruang. Definisinya yakni hubungan antara suatu fenomena dengan fenomena lainnya yang merupakan suatu keterkaitan keruangan. Hal ini mendorong terjadinya sebab-akibat antar wilayah.

Contoh keterkaitan ruang misalnya  polusi udara yang terjadi di Singapura yang diakibatkan oleh kebakaran hutan di provinsi Riau yang letaknya berdekatan

Demikianlah ulasan kami mengenai Konsep Geografis, Semoga bermanfaat…

Artikel Lainnya :