Metamorfosis Katak – Gambar, Proses, Siklus, Tahapan, & Penjelasannya

Posted on

Metamorfosis Katak – Metamorfosis katak merupakan sebuah proses perkembangan biologi katak yang berubah dari waktu ke waktu seiring perkembangannya. Pertumbuhan dan perkembangannya yaitu adalah pada pembentukan organ-organ tubuh katak. Untuk lebih lengkapnya lagi simaklah pembahasan kami mengenai Materi Metamorfosis Katak di bawah ini.

Metamorfosis Katak

Penjelasan Metamorfosis Katak

Metamorfosis katak merupakan sebuah proses perkembangan biologi katak yang berubah dari waktu ke waktu seiring perkembangannya. Pertumbuhan dan perkembangannya yaitu adalah pada pembentukan organ-organ tubuh katak. Ada katak yang bisa hidup di darat maupun di air. Katak akan meletakkan telurnya di dalam air, dan hampir 80% proses pertumbuhan katak dari telur hingga katak dewasa di dalam air. Hewan ini disebut dengan hewan amfibi karena bisa hidup di dua alam.

Pada musim hujan katak bisa berkembang lebih cepat dari hari hari biasa. Jika ada kolam maka katak akan tinggal di sana dan akan mengeluarkan bunyi yang bersahut-sahutan, mungkin kita  sudah seing mendengar suaranya ya…

Berdasarkan sebuah penelitian, ada sekitar 4700 jenis atau spesies katak di muka bumi ini. Membedakan katak satu dengan yang lainnya yaitu dilihat dari habitatnya, warna kulit, bentuk tubuh, dan ada atau tidaknya racun yang ada selaput kulitnya. Beberapa jenis racun dari katak dapat membunuh manusia bahkan hewan besar seperti gajah.

Metamorfosis katak terdapat 4 fase yaitu fase telur,fase beludru (Kecebong), fase katak muda dan terakhir fase katak dewasa. Adapun penjelasan dari ke-4 tahap ini yaitu sebagai berikut :

Proses, Tahapan, dan Siklus Metamorfosis Katak

Betikut ini adalah proses metamorfosis yang akan di lalui oleh katak, yaitu di mulai dari :

Metamorfosis Katak

 

1. Fase Telur

Hewan yang tergolong dalam jenis hewan amfibi ini mengawali proses metamorfosisnya dari telur. Katak jantan akan membuahi katak betina, katak betina biasanya akan meletakkan telur telur di dalam kubangan air yang menurut mereka aman. Telur katak seperti jelly atau biji selasih. Dan biasanya telur ini akan di tinggalkan oleh induknya dan mengalami perkembangan mandiri. Karena katak bisa bertelur sangat banyak. Katak mampu bertelur mecapai 20.000 telur dengan 3 kali reproduksi. Fase telur memakan waktu sampai kurang lebih 3 mingguan.

2. Fase Kecebong

Setelah telur menetas maka akan berubah menjadi kecebong atau masuk dalam fase beludru. Kecebong dengan jumlah banyak ini kemudian akan memakan cangkangnya sendiri. Fase ini akan memakan waktu selama kurang lebih 5 minggu hingga menjadi katak muda. Kecebong akan berkembang dengan adanya kedua kakinya dan membentuk organ-organ sendiri.

3. Fase Katak Muda

Setelah melewati 5 minggu menjadi kecebong maka katak akan berkembang menjadi katak muda. Katak muda akan berlangsung kurang lebih 3 minggu selanjutnya menjadi katak dewasa. Katak dewasa di tandai dengan terbentuknya paru-paru untuk si katak bernafas di daratan. Dan otomatis insang akan menghilang dan mengalami perubahan derastis.

4. Fase Katak Dewasa

Terakhir, setelah melewati fase fase diatas yang kemudian terbentuknya paru-paru untuk katak bernafas di darat maka katak akan menjadi katak dewasa. Katak dewasa akan berumur sekitar 11 minggu. itu artinya mtamorfosis katak cukup singkat. Katak ini sudah bisa dengan cepat melompat kedaratan (tanah). Selanjutnya katak jantan dan betina akan mengalami pembuahan.

Ciri-Ciri Katak

Sebenarnya sangat mudah dalam mebedakan katak dengan hewan yang lainnya, tapi untuk kalian yang belum mengetahui cirikhas dari katak ini, kalian bisa amati penjelasan berikut ini :

  1. Katak muda biasanya hidup di air dan bernapas menggunakan insang.
  2. Katak dewasa hidup di darat dan bernapas menggunakan paru-paru.
  3. Katak berkembangbiak dengan bertelur. Pembuahan sendiri terjadi secara eksternal. Pertemuan antara sel telur dan sperma terjadi di dalam kubangan air. Ketika katak dewasa akan bertelur, katak tersebut akan menuju air untuk mengeluarkan telur-telurnya dan sekaligus melatakan telur-telur tersebut di dalam air.
  4. Dalam metamorfosis katak mengalami 4 tahap yaitu dimulai dari zigot,embrio-kecebong-katak kecil dan terakhir katak dewasa.
  5. Katak memiliki kulit yang selalu basah untuk membantu pernapasannya karena kulit yang selalu basah ini banyak mengandung pembuluh darah sehingga bisa membantu oksigen berdifusi melalui kulitnya.
  6. Dalam bergerak, katak menggunakan keempat kakinya.
  7. Katak juga memilki selaput pada jari-jari kakinya yang membantuny dalam berenang.

Selain itu, hewan yang satu ini merupakan salah satu filum dalam hewan bertulang belakang atau vertebrata. Katak sebagai hewan yang bisa hidup di darat dan di air terbagi menjadi 3 ordo, yaitu sebagai berikut :

  1. Ordo Urodela, contohnya adalah, Salamander (katak berekor),
  2. Ordo Anura, contohnya adalah, katak hijau (Rana pipiens) & katak darat (Bufo terrestris), dan
  3. Ordo Apoda (Salamander tidak berkaki), contohnya adalah Ichthyosis glutinous.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Metamorfosis Katak. Semoga bermanfaat.

Artikel lainnya :