Metamorfosis lebah – Gambar, Proses, Tahapan, dan Penjelasannya

Posted on

Metamorfosis Lebah – Lebah adalah salah satu dari sekian banyaknya serangga yang dikenal dengan hidupnya yang berkelompok, meskipun beberapa jenis lebah tidak suka terhadap kehidupan berkelompok atau suka dengan menyendiri. Metamorfosis lebah melalui 4 tahapan, yaitu di mulai dari stdium telur, larva, pupa, dan lebah dewasa (Imago).  Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan keempat tahapan metamorfosis lebah tersebut bervariasi tergantung dari jenis lebahnya. Untuk penjelasan lebih lengkapnya lagi simaklah Materi Metamorfosis Lebah di bawah ini.

Metamorfosis Lebah

Definisi Lebah

Lebah adalah salah satu dari sekian banyaknya serangga yang dikenal dengan hidupnya yang berkelompok, meskipun beberapa jenis lebah tidak suka terhadap kehidupan berkelompok atau suka dengan menyendiri. Semua jenis lebah masuk kedalam suku Apidae atau Ordo Hymenopetra (serangga bersayap selaput). Perlu kalian ketahui bahwa di dunia ini terdapat kira kira 20.000 speies lebah dan bisa kita ditemukan disetiap benua, kecuali di benua Antartika.

Metamorfosis Lebah

Metamorfosis lebah melalui 4 tahapan, yaitu d di mulai dari stdium telur, larva, pupa, dan dewasa. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan keempat tahapan metamorfosis lebah tersebut bervariasi tergantung dari jenis lebahnya. Dalam kerajaan lebah terdapat pembagian tiga kasta, yaitu kasta lebah pekerja membutuhkan waktu sekitar 21 hari, kasta lebah prajurit membutuhkan waktu 24 hari, sementara kasta lebah ratu membutuhkan waktu hanya 16 hari untuk menyelesaikan 1 siklus dalam metamorfosisnya. Adapun tahap tahap yang akan di lalui dalam metamorfosis yaitu di mulai dari :

Metamorfosis Lebah

1. Fase Telur

Metamorfosis lebah dimulai ketika lebah betina bertelur. Kemudian lebah betina meletakan telurnya dalam sebuah sarang yang memang sudah di buat sebelumnya. Sarang lebah terbagi ke dalam banyak sel yang masing-masing selnya hanya berisi 1 telur saja. Telur lebah berukuran 1,7 mm sehingga sangat kecil sekali sehingga sulit di lihat.

Telur-telur lebah yang dihasilkan lebah betina akan terbagi ke dalam 3 tingkatan kasta, yaitu kasta lebah prajurit, kasta lebah pekerja, dan kasta lebah calon ratu. Masing-masing telur dengan kasta yang berbeda akan mendapatkan sel sarang yang berbeda. Telur yang akan menjadi lebah pekerja biasanya memiliki sel sarang yang justru lebih besar. Telur lebah berukuran sangat kecil dan bentuknya hamoir mirip dengan sebutir beras. Yang kemudian akan menetas dan mengeluarkan larva setelah tiga hari dari awal kali diletakan di dalam sarang.

2. Fase Larva

Setelah 3 hari lebah betina meletakan telur yang kemudian menetas menjadi larva. Adapun larva lebah berwarna putih,  tubuhnya meringkung di dalam rumahnya seperti seekor belatung. Ia tumbuh dengan cepat dan berganti kulit (instar) sebanyak 5 kali sebelum menjadi pupa.

Dalam fase ini, larva lebah sangat rakus. Ia mampu memakan makanan sampai 1.300 kali perhari. Makanannya yaitu madu dan serbuk sari yang dibawa para lebah pekerja ke dalam rumah mereka. Dengan makanan itulah, selama 5 hari menjalani fase larva ukuran mereka dapat bertambah hingga 1.570 kali lebih besar dibandingkan ukuran sebelumnya. Pada fase ganti kulit atau disebut dengan instar terakhir lebah pekerja akan menutup rumahnya dengan lilin lebah sebagai segel dan awal larva untuk kemudian memasuki fase pupa.

3. Fase Pupa

Pada tahap ini yaitu pada Fase Pupa ini berlangsung selama 12 hari dan dalam waktu tersebut calon lebah mengalami banyak pembentukan dan penyempurnaan organ organ tubuh seperti mata, kaki dan sayap sayapnya pun mulai tumbuh. Mata larva yang sebelumnya kemerah merahan akan berubah menjadi ungu kemudian akan menjadi hitam. Pada hari ke 12 lebah ini sudah tumbuh bulu bulu halus dan mampu memakan lilin lebah yang tadinya menjadi segel. Nah, setelah habis memakannya, lebah ini akan keluar dan menjadi lebah dewasa (Imago)

4. Fase Imago (Lebah dewasa)

Setelah melalui tahap-tahap di atas, kemudian lebah akan keluar dari sarang dan siap melakukan tugasnya masing masing sesuai dengan tingkatan lebah atau kasta sebagai lebah pekerja, lebah prajurit ataupun lebah ratu. Lebah pekerja sendiri bertugas membuat sarang dan mencari makan, sedangkan lebah prajurit bertugas menjaga keamanan sarang, sementara lebah ratu bertugas melakukan reproduksi atau perkembangbiakan.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Metamorfosis Lebah. Semoga bermanfaat.

Artikel lainnya :