Pengertian Keluarga Berencana, Tujuan KB dan Manfaatnya [Lengkap]

Posted on

Pengertian Keluarga Berencana Dan Manfaatnya – Keluarga Berencana merupakan metode untuk menurunkan angka pertambahan penduduk Indonesia. Untuk lebih jelasnya lagi kami akan membahas materi mengenai Pengertian Keluarga Berencana dan Manfaatnya. Maka simaklah ulasannya di bawah ini.

Pengertian Keluarga Berencana

Pengertian Keluarga Berencana (KB)

Keluarga Berencana merupakan suatu tindakan yang membantu seseorang maupun pasangan suami isteri untuk mengindari kelahiran yang tidak harapkan, mendapatkan kelahiran yang diinginkan pasutri, mengatur interval atau jarak diantara kelahiran, mengontrol waktu pada saat kelahiran yang berhubungan dengan umur suami dan istri, menetukan jumlah anak. Sumber ; WHO (World Health Organisation)

Selain itu, Keluarga Berencana merupakan metode untuk menurunkan angka pertambahan penduduk Indonesia. Menurut Manuba (1998) Peserta KB aktif terbagi menjadi dua yakni Peserta KB dengan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih (MKET) dengan jenis Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), MOP/MPW, implant dan yang kedua yakni peserta KB Non Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih yang jenisnya suntik, pil, obat vagina, kondom, dan yang lainnya.

Hakikat Keluarga Berencana (KB)

Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI) tahun 1997 keluarga Berencana merupakan salah satu upaya untuk  mencapai kesejahteraan dengan cara memberikan nasehat perkawinan pengobatan kemandulan, dan penjarangan waktu kehamilan. Menurut UU RI No 52 tahun 2009, KB merupakan bentuk usaha dalam mengatur jarak maupun angka kelahiran anak, dan usia yang ideal ketika melahirkan, mengatur waktu kehamilan melalui promosi, perlindungan serta bantuan yang sesuai hak reproduksi untuk mewujudkan keluaga yang berkualitas.

Tujuan KB

Menurut UU RI. No 52 tahun 2009 mengenai perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, kebijakan keluarga berencana bertujuan untuk:

  1. Mengatur waktu kehamilan yang sesuai dengan keiinginan.
  2. Menjaga kesehatan dan mengurangi angka kematian ibu dan bayi.
  3. Mengembangkan kualitas informasi, dan konseling pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.
  4. Mengembangkan partisipasi dan kesertaan pria dalam praktek keluarga berancana.
  5. Mempromosikan penyusuan bayi sebagai usaha untuk menjarangkan jarak kehamilan.

Manfaat KB

Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia (1997), banyak sekali manfaat yang dirasakan apabila sebuah keluarga mengikuti program KB, karena bukan hanya orang tua saja yang merasakan manfaatnya, manfaatnya dapat dirasakan oleh ;

1. Ibu

Dengan mengatur jumlah dan juga jarak kelahiran, ibu akan mendapatkan manfaat berupa :

  • Perbaikan kesehatan tubuh atau badan karena tercegahnya kehamilan yang berulang kali dalam waktu yang pendek.
  • Meningkatnya kesehatan mental dan sosial yang dimungkinkan memiliki waktu yang cukup dalam mengasuh anak-anak, untuk beristirahat serta melakukan kegiatan-kegiatan yang lain.

2. Anak-Anak Yang Dilahirkan

  • Anak yang yang nantinya dilahirkan bisa dapat tumbuh secara normal karena ibu yang mengandungnya sedang dalam keadaan sehat.
  • Setelah lahir anak tersebut ia akan memperoleh perhatian, pemeliharaan dan juga makanan yang cukup karena kehadiran anak tersebut memang diinginkan dan direncanakan oleh pasutri.

3. Untuk Anak-Anak Yang Lain

  • Memberi kesempatan kepada anak-anak yang lain supaya perkembangan fisiknya dapat berjalan dengan baik karena setiap anak memperoleh makanan yang cukup dari sumber yang tersedia dalam keluarga.
  • Perkembangan mental dan sosialnya akan semakin baik karena pemeliharaan yang lebih baik dan lebih banyak waktu luang yang diberikan oleh ibu untuk setiap anak.
  • Mendapatkan pendidikan yang lebih baik karena sumber- sumber pendapatan keluarga tidak habis untuk mempertahankan hidup.

4. Ayah

Memberikan kesempatan kepada seorang ayah agar bisa ;

  • Memperbaiki kesejahteraan fisik dan mentalnya.
  • Memperbaiki kesehatan mental & sosial karena kecemasan berkurang dan lebih banyak waktu luang untuk keluarga.

5. Untuk Seluruh Keluarga

  • Kesehatan fisik dan mental sosial dari masing-masing anggota keluarga bergantung pada kesehatan seluruh keluarga.
  • Tiap-tiap anggota keluarga memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk mendapatkan pendidikan.

Keluarga Berencana

Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian Keluarga Berencana Dan Manfaatnya.

Artikel lainnya :