Perbedaan Timelapse dan Hyperlapse (Pembahasan Lengkap)

Posted on

Perbedaan Timelapse dan HyperlapseTimelapse photography merupakan pengembangan dari bidang fotografi yang menjadikan sekumpulan foto yang diambil dalam periode tertentu menjadi sebuah klip video pendek. Sedangkan, Hyperlapse merupakan sebuah teknologi yang bisa membuat foto-foto menjadi video dengan menggunakan gambar yang ada di Google Street View dan pastinya juga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuatnya. Untuk lebih lengkapnya simaklah Perbedaan Timelapse dan Hyperlapse dibawah ini.

Perbedaan Timelapse dan Hyperlapse

Perbedaan Timelapse dan Hyperlapse

Berikut ini adalah perbedaan antara Timelapse dan Hyperlapse, yaitu :

Timelapse
Posisi camera biasanya berada diam di satu tempat, kecuali arah camera yang berubah seperti mengarah ke kiri atau mengarah kekanan. Serta bergerak secara perlahan yang ditopang sebuah slider.
Targetnya objek biasanya seperti awan, bintang, galaksi, arsitek, pemandangan, objek kerumuman dengan tempat-tempat yang menarik untuk udi abadikan.

Hyperlapse
Sedangkan hyperlapse, cameranya bergerak tahap demi tahap. Bisa diletakan di atas tripod maupun di atas kendaraan. Objek yang diarahkan bisa ke satu objek atau bisa mengambil semuanya selama pergerakan camera. Dan jaraknya bisa sampai puluhan meter bahkan kilometer. Karena yang diabadikan tidak hanya satu objek saja.

Pada dasarnya, objek di Timelapse ialah satu bidang sudut gambar misalnya seperti pemandangan gunung dengan gerakan awan, objek orang di sebuah tempat.

Hyperlapse, objek dapat berpindah sesuai dengan arah camera yang bergerak. Bisa maju maupun memutar sebuah objek yang diabadikan. Misalnya mengarahkan camera ke sebuah gedung, tapi arah camera seperti orang yang berjalan sambil melihat gedung tersebut atau mengitari sudut gedung bahkan maju ke arah gedung. Jadi camera tersebut ikut bergerak, dan sudut camera ikut bergerak lebih jauh.

Hyperlapse digunakan untuk foto dan merekam video diatas kendaraan, baik itu sepeda maupun kendaraan yang lain.
Kemudian kumpulan foto hyperlapse akan digabung menjadi sebuah foto. Misalnya kamu berkendara dari Kota Tua sampai Monas selama 20 menit. Nah, bisa dibuat video lebih singkat seperti 5 menit video. Intinya camera yang bergerak mengambil gambar.

Timelapse
Biasanya berada di satu posisi yang baik dengan tripod diam, mengunakan slider, timer rotasi dan camera tidak akan jauh bergerak di sekitarnya. Karena yang diabadikan ialah objek yang bergerak. Contohnya seperti gerakan awan, perubahan cahaya matahari dari sore ke malam, pergerakan galaksi di atas langit pada saat keluar dari garis horizon.

Hyperlapse
Menggunakan tripod namun tripod tidak tinggal diam. Bila diatas kendaraan maka tripod adalah kendaraan itu sendiri.
Adapun objeknya yaitu pemandangan di sepanjang jalan, pemandangan sebuah gedung dari sudut berbeda dan masih banyak lagi.

Seperti Timelapse, film yang dibuat sesuai dari urutan foto diam. Tapi teknik Hyperlapse menjadi lebih rumit, sebab objek yang diabadikan diambil dengan camera yang terus berpindah tanpa banyak mengeser point objek utama yang diabadikan. Jika secara teknik Hyperlapse lebih sulit dibanding Timelapse.

Hyperlapse terkadang tidak memiliki objek khusus karena membuat foto di jalan, dimana camera tinggal maju setiap 1 meter sekali untuk 1 frame. Camera bisa ditempatkan diatas tripod dan juga mengambil gambar setiap kali bergeser, atau merekam diatas kendaraan dan alat lainnya yang bergerak cepat. Dan mengabadikan suasana di pinggir jalan maupun sudut gunung dari atas kendaraan dengan cepat.

Tetapi ada juga beberapa teknik Timelapse mengunakan posisi yang bergerak. Misalnya seperti pilot merekam penerbangan selama 8 jam dari camera, dan dibuat foto selama 5 jam perjalanan menjadi 1 jam  saja. Atau merekam video Timelapse diatas kapal angkut dimana kapal bergerak tapi camera mengarah diam ke arah depan kapal. Disini camera tetap diam diatas kokpit atau di dek kapal.

Hyperlapse dimulai dari pembuat film Dan Eckert. Kemudian dibuat sebuah video pada tahun 2012. Sampai fitur Google Street dimanfaatkan untuk objek Hyperlapse.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Perbedaan Timelapse dan Hyperlapse. Semoga bermanfaat.

Artikel lainnya :