Persilangan Dihibrid

Posted on
Persilangan Dihibrid

Artikel makalah membahas tentang Persilangan Dihibrid kelas 9 dan jawabannya, meliputi dari pengertian, contoh serta jawabannya, supaya mudah di pahami.

Apa Persilangan Dihibrid itu,,, Hal ini merupakan cara perumusan yang telah didasari dari sebuah genetika Mendel yang akan menggunakan media untuk menggambarkan persilangan dari berbagai media. Nah untuk lebih mudah lagi langsung saja simak pembahasan di bawah ini:

Pengertian Persilangan Dihibrid

Persilangan dihibrid adalah sebuah eksperimen genetik yang di mana fenotipe dua gen akan dilacak dengan adanya perkawinan individu yang membawa banyak alel di lokus.

Maka dalam suatu organisme dengan bagian dari dua garis pemuliaan sejati dengan perbedaan “hibrida” sebagai “Dihybrid Crossing” yang berasal dari historis dengan generasi masa.

Dengan demikian Persilangan Dihibrid dalam organisme generatif akan membawa dua salinan dari masing-masing gen yang akan memungkinkan dalam membawa dua alel yang berbeda.

Adapaun akan merujuk pada organisme yang “benar-benar akan berlipat ganda” supaya dapat menentukan gen secara tertentu dalam membentuk zigot.

Baca Juga: Persilangan Monohibrid

Proses Hasil Persilangan Dihibrid

Ketika proses dalam membuat persilangan antara beberapa tanaman kacang bulat kuning dengan tanaman kacang hijau maka akan menemukan anak dari perkawinan pada setiap tanaman yang akan di jadikan eksperimennya.

Ketika Mendel akan melanjutkan eksperimennya dengan melintasi tanaman F1 maka akan menemukan hasil nya diantaranya adalah.

  • Hubungan berikut diperoleh: 9/16
  • lipatan kuning: 3/16 lipatan hijau
  • 3/16 lipatan kuning
  • 1/16 lipatan hijau
proses-persilngan
kolom-bilangan

Dari hasil persilangan F1 (bulat kuning heterozigot / BbKk) akan menemukan bentuk dari persilangan nya masing.

  • kacang F2 16
  • 9 bulat kuning
  • 3 bundar hijau
  • 3 lipatan kuning
  • 1 lipatan hijau

Baca Juga: Hukum Mendel

Ciri Ciri Persilangan Dihibrid

Pada sebuah persilangan monohibrid yang akan di nyatanakan fokus hanya pada satu fitur dengan persimpangan dari dua individu yang serupa dengan beberapa sifat yang berbeda juga sehingga akan menemukan Mendel dengan menyatakan gen dari berkelompok dan akan di jadikan satu.

Dalam pernyataan dapat juga disebut sebagai Hukum Mendel II dengan bermacam-macam independen untuk melakukan percobaan yang melintasi pada setiap mempertimbangan dari karakteristik yang berbeda sehingga akan menemukan jenis tanamannya.

Ciri dari rumus persilangan Dihibrid adalah:

  • Persilangan dalam hal dua sifat yang berbeda
  • Jumlah gamet yang terbentuk pada masing-masing individu adalah 4 (2n).
  • Fenotip individu ditentukan oleh dua karakteristik genetik harimau
  • Maksimal 16 variasi genotip F2 ditemukan

Macam Dihibrid

Dari ulasan di atas maka di sini juga kami akan memberikan beberapa macam Persilangan Dihibrid diantaranya.

Contoh dalam menentukan gamet dengan persilangan adalah.

1.    Genotip BbKk denan perubahan nya maka gamet genotip tersebut dapat berupa.

Contoh-persilangan1

Jenis-jenis gamet dapat terbentuk dalam genotipe dengan 2 karakteristik berbeda adalah.

Yaitu:

BK-Bk- bK-bk

2. Genotipe adalah sebagai HHLl gamet yang memiliki datanya.

contoh-persilngan2

Gametipe yang terbentuk dalam genotipe dengan 2 karakteristik berbeda (HHL1) adalah 2 jenis (HL dan HL), tetapi jumlah gamet masih 4 (22)

Yaitu:

HL-HL-HL-Hl

Contohnya adalah sebagai berikut:

contoh-persilngan3

Dengan demikian jenis gamet yang diperoleh untuk genotipe TtMmBB adalah

Yaitu:

TMB-TMB-TmB-Tmb-tMB-tMb-tmB-dan-tmb

Baca Juga: Interferensi Cahaya

Menentukan Jumlah Gamet

Jumlah gamet yang diproduksi dalam genotipe dapat ditentukan dengan rumus 2n, n:

Maka Jumlah sifat yang berbeda adalah.

jumlah-persilngan

Contoh:

  • Jumlah gamet dari genotipe BbKk (biji bulat – biji kuning) memiliki 2 karakteristik yang berbeda / dihibrid

Jadi n=2 –> 2n = 22 = 4,

BK-Bk-bK-dan-bk

  • Jumlah gamet dari genotipe LLHh (rambut lurus – warna hitam) memiliki 2 karakteristik yang berbeda / dihibrid.

Jadi n= 2  –>  2n = 22 = 4,

yaitu LH, LH, LH dan Lh, meskipun hanya ada dua jenis gamet, LH dan Lh

  • Jumlah gamet dari genotipe BbKkTt (benih bulat kuning tinggi) memiliki 3 karakteristik / trihibrid yang berbeda.

Jadi n=3 –> 2n = 23 = 8 

BKT-BKt-BkT-Bkt-bKT-bKt-bkT-dan-bkt

Nah demikianlah sobat yang dapat kami bahas mengenai ulasan tentang Persilangan Dihibrid serta penjelasan dan contohnya, semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat unutk kita semua, sekian dan terima kasih

Baca Juga: Rumus Rubik 3×3