Politik Etis

Posted on
Politik Etis

Artikel makalah tentang Politik Etis meliputi dari pengertian, latarbelakang, kegunaan, fungsi, tujuan, manfaat sejarah, contoh dan gambar supaya mudah di pahami.

Apa Politik Etis itu, hal ini merupakan salah satu bentuk dari sebuah sistem yang dinamakan seperti tanam paksa yang menyisihkan pemerintahan belanda pada waktu itu, sehingga menyebabkan penderitaan negara Indonesia tentang politik tanam paksa.

Untuk lebih jelasnya lagi langsung saja simak pembahasan di bawah ini dengan seksama :

Pengertian Politik Etis

Politik Etis merupakan salah satu bentuk politik yang telah diperjuangkan dengan mengadakan desentralisasi yang menjunjung kesejahteraan pada rakyat dengan cara yang efisiensi.

Hal tersebut dapat juga sebagai golongan liberal dengan beberapa parlemen pada penjajahan Belanda karena hal tersebut dapat memberikan perhatian terhadap masyarakat Indonesia.

Dengan demikian kekayaan negara Indonesia akan dinikmati oleh Belanda dalam melaksanakan dukungan oleh pemerintah Belanda dan pada tahun 1901 Negeri Belanda teleh mempunyai beberapa kewajiban untuk mengusahakan kemajuan serta kebijakan dalam memakmurkan peda penjajahan Belanda.

Hal tersebut dilakukan juga pada pada tahun 1901 yang telah transmigrasi dengan perpindahan penduduk dari seorang politikus untuk memperjuangkan negara Indonesia dengan karangan mencerdaskan serta dapat memakmurkan negara indonesia.

Baca Juga: Sidang Ppki

Latar Belakang Politik Etis

Dari ulasan di atas maka terdapat juga Latar belakang dengan munculnya politik etis ini di dasari dari:

  • Adanya Sistem tanam paksa dengan menimbulkan beberapa penderitaan terhadap rakyat Indonesia.
  • Adanya Sistem ekonomi yang bersifat liberal sehingga tidak memiliki kesejahteraan rakyat indonesia.
  • Dapat melakukan suatau penekanan dengan penindasan pada rakyat indonesia.
  • Rakyat akan kehilangan tanah dengan penghasilan akan dirempas.
  • Adanya beberapa kritik yang tidak sepakat dari kaum intelektual.

Tujuan Politik Etis

Tujuan politik etis ini dapat memajukan beberapa bidang dengan hasil dari edukasi dalam menyelenggarakan sebuah pendidikan dengan adanya irigasi dalam membangun bentuk sarana hingga jaringan pengairan penduduk.

Dengan demikian hal tersebut dapat juga dilakukan dengan memperbaiki dari berbagai bidang irigasi dengan pertanian atau transmigrasi pada pendidikan sehingga tercapai sebuah program-program kepentingan pada Belanda.

Baca Juga: Tugas Ppki

Isi Politik Etis

Dengan mengetahui beberapa ulasan di atas maka di sini juga terdapat beberapa ini dari politik etis itu sendiri di antaranya adalah sebagai berikut:

A. Irigasi

Irigasi merupakan sebuah program dengan pembangunan terhadap badan sosial untuk melakukan kesejahteraan dari dibidang pertanian ataupun perkebuna.

Maka hasil dari irigasi dapat mendapatkan hasil dari infrastruktur dengan pengetahuan teknologi yang lebih modern sehingga mendapatkan hasil pertanian yang lebih membaik.

B. Educate atau Pendidikan

Educate atau pendidikan merupakan sebuah program dengan peningkatan mutu dari hasil SDM dengan pengurangan beberapa jumlah implikas pada pemerintah Belanda.

Maka hal ini juga dapat melakukan dengan pendirian pada sekolah-sekolah yang lebih berkualitas hingga dapat di jadikan sebuah pegawai oleh pemerintah Belanda.

C. Emigrasi atau Transmigrasi

Emigrasi atau transmigrasi merupakan sebuah program dengan pemerataan pada pendidikan ataupun akan dibuka lahan perkebunan yang akan membutuhkan pengelola nya.

Maka hal tersebut akan mendapatkan kebijakan dari pemerintah Belanda untuk membanggun beberapa bidang irigasi dalam perkebunan yang akan dilakukan oleh penduduk untuk mengarahkan daerah perkebunan.

Manfaat Politik Etis

Adapun manfaat yang terdapat pada politik etis ini diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Terjadi Persebaran penduduk dari berbagai tempat
  • Mendapat Irigasi yang banyak
  • Terdapat Hasil produksi yang meningkat
  • Dapat Munculnya orang yang terpelajar

Baca Juga: Trikora

Tokoh Pendukung Politik Etis

Seteleh mengetahui beberapa ulasan di atas maka di sini juga akan kami sampaikan beberapa tokok pendukung pada zaman Politik Etis di antaranya adalah sebagai berikut:

  • P. Brooshoof, memberikan beberapa surat kabar pada tahun 1901 dengan menulis beberapa buku diantaranya “De Ethische Koers”
  • F. Holle yang telah membantu para petani
  • Van Vollen Hoven yeng telah banyak mempermudah beberapa tentang hukum adat pada Indonesia.
  • Abendanon yang telah banyak mendukung pendidikan pribumi.
  • Leivegoed salah satu jurnalis tentang rakyat Indonesia.
  • Van Kol salah satu orang yang menulis tentang keadaan pemerintahan indonesia.
  • Douwes Dekker salah satu orang yang memberikan dukungan terhadap tanam paksa.

Sejarah Politik Etis

Meri di atas juga telah dikenal sebagai beberapa politik yang merupakan suatu salah satu bentuk pemikiran dengan memegang rasa tanggung jawab terhadap kesejahteraan pribumi.

Maka pemerintah akan memperhatikan tentang kesejahteraan kaum pribumi pada tanggal 17 September 1901 dengan menegaskan bahwa beberapa pihak Belanda yang memiliki hutang pada bangsa Hindia Belanda.

Kebijakan telah dikenal hingga meliputi dari:

  • Irigasi dengan membangun pada pengairan keperluan pertanian
  • Emigrasi transmigrasi terhadap penduduk indonesia
  • Edukasi telah memperluas salah satu bidang perkebunan dan pendidikan.

Sehingga dapat juga melaksanakannya membangun bentik irigasi pada perkebunan untuk kepentingan kaum pribumi yang akan dijadikan pekerja rodi.

Dengan demikian sebuah politik etis akan membentuk pendidikan atau edukasi yang sangat berperan penting demi perkembangan pendidikan Sejak tahun 1900 pada daerah-daerah indonesia yang terpencil.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai beberapa ulasan tentang poitik atis dan beberapa tujuan serta manfaatnya, semoga dengan adanya atikel ini dapat berguna dan bermanfaat untuk kita semua, Sekian dan terima kasih.

Baca Juga: Latar Belakang Pemberontakan APRA