Rumah Adat Jawa Barat : Gambar dan Pengertiannya

Posted on

MateriBelajar.Co.id Pada kesempatan kali ini akan menjelaskan macam-macam rumah adat jawa barat beserta gambar dan pengertianya, untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini

Provinsi Jawa Barat terletak di bagian barat Pulau Jawa. Wilayahnya berbatasan langsung dengan Laut Jawa di utara, Jawa Tengah di timur, Samudera Hindia di selatan, Banten dan DKI Jakarta di barat.

Kawasan pantai utara merupakan wilayah dataran rendah. Bagian tengahnya yaitu pegunungan, yaitu bagian dari rangkaian pegunungan yang membujur dari barat sampai timur Pulau Jawa. Titik tertingginya merupakan Gunung Ciremay, yang terletak di sebelah barat daya Kota Cirebon.

rumah adat jawa barat
rumah adat jawa barat

Rumah Adat Jawa Barat

Terdapat beberapa rumah adat jawa barat, di antaranya yaitu :

  • Rumah Adat Kasepuhan
  • Imah Badak Heuay.
  • Imah Togog Anjing.
  • Imah Jolopong.
  • Imah Perahu Kumureb.
  • Imah Capit Gunting
  • Imah Julang Ngapak.

Berikut penjelasan dan gambar dari rumah adat jawa barat

Rumah Adat Kesepuhan

Rumah Adat Jawa Barat Kasepuhan merupakan keraton ataupun istana yang dibanguun oleh Pangeran Cakrabuana pada tahun 1527. Pembangunan keraton ini yaitu untuk perluasan dari keraton Pakungwati. Sedangkan Pangeran Cakrabuana merupakan putra dari Pabu Siliwangi yang adalaha raja dari Kerajaan Padjajaran.

kesepuhan
kesepuhan

Keraton ini terdiri 3 bagian, yaitu :

  1. Pintu gerbang utama
    Gerbang utama dari pintu keraton dibagi menjadi 2 bagian, yaitu utara dan selatan. Pintu gerbang bagian selatan disebut dengan nama kreteg pangwarit. Gerbang ini berupa suatu jembatan. Sedangkan gerbang bagian selatan disebut dengan nama lawangsanga yang berarti pintu sembilan.
  2. Bangunan pancaratna.
    Bangunan ini ada di bagian barat keraton. kegunaan dari bangunan pancaratna yaitu sebagai ruang atau gedung serba guna. Bangunan ini menghadap ke arah pembesar desa yang akan diterima oleh wedana atau demang.
  3. Bangunan pangrawit.
    Bangunan ini disebut juga dengan nama pancaniti. Arti dari panca yaitu lima mata atau lima atasan. Bangunan ini terletak di komplek bagian depan kiri dan menghadap ke utara.

Bangunan ini mempunhyai 3 fungsi. Fungsi yang pertama yaitu sebagai tempat pelatihan prajurit kerajaan. Fungsi kedua yaitu untuk tempat berteduh atau beristirahat. fungsi yang ketiga merupakan sebagai tempat pengadilan.

Imah Badak heuay

Badak heuay mempunyai arti yang unik, yaitu badak yang menguap. Keunikannya ada pada bagian atap yang mirip dengan badak yang sedang menguap. Ketika diperhatikan dengan seksama bentuk atap belakang hingga tepi, akan terlihat seperti badak yang menguap. Namun secara keseluruhan, desain atap dari rumah ini seperti tagog anjing.

imah badak heuay
imah badak heuay

Imah badak heuay ini sering dijumpai di daerah sukabumi. Bentuk desain atapnya masih menjadi bentuk atap yang utama bagi masyarakat sukabumi. Oleh sebab itu rumah adat ini masih dilestarikan hingga saat ini. Meskipun sudah tersedia desain rumah minimalis yang katanya lebih baik, namun masyarakat sukabumi tidak melupakan desain atap rumah badak heuay.

Imah Togog Anjing

Imah togog anjing ini memiliki arti rumah anjing duduk. Desain atap dari rumah ini mempunyau dua lapis. Atap yang atas memiliki bentuk segitiga, kemudian atap bawahnya menyambung dari atap atas dan menonjol sedikit di bagian depan. Bagian atap bawah yang menjorok ke depan dipakai sebagai peneduh bagian teras depan. Jenis dari atap rumah ini juga umum disebut dengan nama orondoy.

imah togog anjing
imah togog anjing

Desain dari rumah togog anjing ini biasa dijumpai di daerah garut. Keunikan rumah adat Jawa Barat juga sering di pakai pada desain modern, terutama pada tempat pariwisata. Hal ini guna memperkenalkan sekaligus melestarikan rumah adat mayarakat jawa barat.

Bentuk atap dari rumah ini masih sering digunakan pada masyarakat setempat. Selain itu juga ada tempat peristirahatan yang menggunakannya. Misalnya pada hotel, villa, bungalow serta homestay juga mempertahankan desain rumah ini.

Imah Jolopong

Rumah adat Jawa Barat Jolopong ini memiliki arti terkulai atau tegak lurus. Bentuk atap dari rumah ini sangat sederhana. Desain atap memiliki bentuk segitiga sama kaki. Imah atau rumah jolopong ini juga disebut dengan nama suhuan. Bagi masyarakat sunda pada umumnya, rumah ini cukup istimewa. Karna bentuk rumah ini yang sederhana, hingga mudah dibuat dan tidak memerlukan bahan material yang banyak.

imah jolopong
imah jolopong

Bentuk rumah jolopong inisering dijumpai pada daerah garut. Namun sebagian masyarakat daerah jawa barat juga memakai bentuk rumah ini. Beberapa gedung pemerintahan juga menggunakan desain rumah ini.

Imah Perahu Kumereb

Imah perahu kumureb umum disebut dengan imah perahu tengkurep. Arti menggunakan bahasa Indonesia dari rumah adat masyarakat jawa barat ini yaitu perahu terbalik atau perahu yang tengkurap. Desain dari rumah ini berbentuk bidang trapesium, sehingga mirip dengan perahu yang terbalik.

Imah Perahu Kumereb
Imah Perahu Kumereb

Dari jenis yang ada, rumah perahu tengkurep begitu jarang ditemukan. Sebab rumah ini mempunyai suatu kelemahan, kelemahanya yaitu mudah bocor. Sebagian besar dari daerah jawa barat yang mempunyai curah hujan tinggi, membuat desain dari rumah ini tidak efektif. Tetapi ada beberapa daerah yang masih menggunakan desain dari rumah perahu tengkurep ini. Tepatnya di daerah ciamis yang masih dijumpai rumah adat ini. tapi jumlahnya pun tidak banyak

Imah capit gunting

Imah capit gunting ini merupakan rumah adat paling tua yang ada di jawa barat. Nama lain untuk imah capit gunting ini adalah susuhunan. Kemudian ada juga sebutan lain untuk desain rumah ini, yaitu undagi atau tata arsitektur. Arti dari imah capit gunting yaitu gunting atau pisau yang ada dalam posisi menyilang. Dalam bahasa sunda sendiri, capit memiliki arti menjepit atau mencapit sesuatu. Sedangkan gunting dalam bahasa Indonesia tetaplah gunting dalam bahasa sunda, sebuah alat yang digunakan untuk memotong.

imah capit gunting
imah capit gunting

Desain atap dari rumah ini mirip dengan gunting atau pisau sedang dalam posisi menyilang. Baik pada bagian ujung atap depan maupun belakang ada sebuah bambu. Posisi bambu itu membentuk huruf ” x “.
Kebedaradaan rumah ini sudah sangat jarang dijumpai, sebab rumah adat ini merupakan rumah yang paling kuno. Untuk saat ini sabagian besar masyarakat jawa barat memakai desain rumah minimalis dan rumah adat lainnya. Namun beberapa tempat wisata masih mempertahankan desain rumah adat ini untuk mengenalkan adatnya.

Imah julang ngapak

Arti imah julang ngapak yaitu burung yang mengepakkan sayap. Begitu juga dengan desain atap dari rumah ini yang tammpak seperti burung yang mengepakkan sayap. Bentuk dari atap rumah ini melebar pada tiap bagian sisi. Pada bagian atas terdapat kayu yang berbentuk huruf ” v “, secara keseluruhan menyerupai burung yang mengepakkan sayapnya.

imah julang ngapak
imah julang ngapak

Pada bagian bubungan, dilengkapi dengan cagak gunting atau capit hurang. Bentuk itu memiliki fungsi mencegah air hujan yang merembes. Terutama bagian pertemuan anatara atap. Atap dari rumah julang ngapak ini banyak dijumpai pada daerah tasikmalaya. Hal yang paling istimewa dari rumah adat Sunda ini yaitu digunakan pada kampus ternama di Indonesia. Beberapa gedung yang berada di kampus ITB menggunakan bentuk atap dari rumah adat ini.

Itulah beberapa rumah adat jawa barat beserta gambar dan pengertianya, sebagai tambahan pengetahuan MateriBelajar.co.id akan memberi beberapa tarian adat jawa barat dan juga pakaian adat jawa barat untuk menambaha pengetahuan

Tari-tarian Jawa Barat

  • Tari Topeng Kuncuran
    adalah tarian yang mengisahkan dendam kesumat seorang raja dikarenakan cintanya ditolak.
  • Tari Merak
    adalah sebuah tari yang mengisahkan tentang kehidupan burung merak yang serba indah dan memukau.
  • Tari Rarasati
    Dewi Rarasati sebagai selir Arjuna yang amat cantik dan lembut ternyata mempunyai jiwa keprajuritan. Kepandaiannya memanah sudah menyadarkan Srikandi dari kesombongannya. Saripati gambaran itu lalu kemudian diangkat dalam bentuk tari kelompok dengan sumber gerak tari tradisi Cirebon.
  • Tari Jaipong
    adalah suatu bentuk tarian pergaulan Jawa Barat yang terkenal.

Senjata Tradisional

Jawa Barat memiliki senjata tradisional yang terkenal yaitu kujang. Pada mata kujang ada 1-5 buah lubang dan sarungnya terbuat dari kain hitam.

kujang
kujang

Senjata lainnya adalah keris kirompang, keris kidongkol, golok, bedok, panah bambu, panah kayu dan tombak.

Pakaian Adat Jawa Barat

Pakaian adat pria Jawa Barat berupa tutup kepala (destar), berjas dengan leher tertutup (jas tutup). juga memakai kalung, sebilah keris yang terselip di pinggang bagian depan serta berkain batik.

pakaian adat jawa barat
pakaian adat jawa barat

wanitanya menggunakan baju kebaya, kalung, dan berkain batik. Beberapa hiasan kembang goyang menghiasi bagian atas kepalanya. Begitu juga rangkaian bunga melati yang menghiasi rambut yang disanggul. Pakaian ini berdasarkan adat Sunda

Demikianlah penjelasan tentang artikel ini, Semoga bermanfaat