Saraf Simpatik Dan Parasimpatik

Posted on
Saraf Simpatik Dan Parasimpatik

Artikel makalah tentang Saraf Simpatik Dan Parasimpatik – meliputi dari pengertian, fungsi, cara, sistem, jenis, contoh dan gambar supaya mudah di pahami.

Apa itu Saraf Simpatik Dan Parasimpatik, hal ini dapat dedikasikan membantu dalam suatu kelompok sel saraf yang memiliki sistem dengan tindakan yang berlawanan sehingga dapat membetuk tindakan syaraf.

Proses nya langsung saja simak pada artikel di bawah ini:

Definisi Saraf Simpatik

Komponen-Sistem-saraf

Saraf simpatik merupakan suatu susunan dari pangkal di sumsum tulang belakang karena terletak di sepanjang tulang belakang yang menempel pada tubuh manusia.

Dengan demikian saraf simpatik dapat melewati neuron pregangloinik sehingga pada sel ini dapat bermula dari sistem syaraf yang bersifat cranial ke ganglion tubuh.

Baca Juga: Anatomi Tubuh Manusia

Fungsi/kerja sistem saraf simpatik

  • Dapat mempercepat denyut jantung pada tubuh
  • Dapat meningkatkan tekanan darah pada tubuh
  • Dapat menurunkan sekresi ludah dengan gerak alat pencernaan
  • Dapat meningkatkan sekresi adrenalin
  • Dapat memperbesar bronkus
  • Dapat menghambat pembentukan urine pada tubuh
  • Dapat memperlebar pembuluh darah yang beredar
  • Dapat menghambat kontraksi pada kandung kemih
  • Dapat menghambat bentuk mekanisme gerak peristaltik pada usus
  • Dapat melebarkan lensa mata sehingga cahaya akan lebih banyak masuk kedalam tubuh melalui peredaran oksigen
  • Dapat meningkatkan aliran darah dengan denyut jantung
  • Dapat mempertahankan hingga dapat meningkatkan aliran darah ke otot dengan rangka pada jantung
  • Dapat melebarkan paru-paru pada udara/oksigen yang lebih besar

Definisi Saraf Parasimpatik

Saraf peristatlik merupakan bentuk dan kelanjutan dari sumsum yang di sebut sebagai syaraf craniosacral karena jaringan ini yang saling berhubungan dengan ganglion yang terdapat pada tubuh.

Dengan demikian parasimpatik ini bisa dilihat dari keberadaan ganglionnya yang terletak diantara organ visceral dengan memiliki fungsi atau suatu tindakan yang berlawanan dengan fungsi syaraf simpatik.

Maka akson pada sel syaraf parasimpatik ini biasanya sangat panjang di bandingkan dengan kandungan sistem syaraf simpatik karena hal ini dapat menyebabkan neuron dan postganglion menjadi sangat pendek.

Baca Juga: Struktur, Jaringan, Anatomi 

Fungsi/kerja sistem saraf parasimpatik

  • Dapat memperlambat denyut jantung
  • Dapat menurunkan tekanan darah
  • Dapat meningkatkan gerak alat pencernaan
  • Dapat menurunkan sekresi adrenalin pada tubuh
  • Dapat memperkecil bronkus pada saat tubuh dalam keadaan istirahat
  • Dapat mempercepat kontraksi dengan kandung kemih
  • Dapat mempercepat aliran air liur
  • Dapat merangsang aktivitas kelenjar
  • Dapat mempercepat gerakan usus
  • Dapat membatasi aliran dengan rangka dari paru-paru

Jalur Saraf Simpatik Dan Saraf Parasimpatik

Jalur saraf simpatik dan parasimpatik memiliki keterlibatan dengan dua sel saraf yang saling berkaitan sehingga akan terletak di batang otak dengan aliran pada sumsum tulang belakang.

Sel saraf ini akan dihubungkan dengan sel saraf yang terletak pada salah satu gugusan sel saraf dengan melalui serabut saraf maka akan terhubung ke organ dalam tubuh manusia.

Jalur Saraf Simpatik Dan Saraf Parasimpatik Sebagian besar pada kedua sisinya membentuk sistem torakolumbar sehingga ruas tulang dada pada bagian pinggang dan memiliki 25 ganglion yang terdapt pada sumsum tulang belakang.

Sedangkan sistem saraf parasimpatik yang terdapat disebut juga dengan sistem kraniosakral dengan membetuk ganglion yang terletak dipersarafinya.

Perbedaan Saraf Simpatik dan Parasimpatik

Perbedaan yang terdapat antara saraf simpatik dengan parasimpatik akan membentuk pada posisi ganglion dengan tujuan mempunyai beberapa ganglion yang menempel di sepanjang tulang belakang.

Dengan demikian sumsum tulang belakang yang memiliki urat pra ganglion yang pendek karena ganglion teleh menempel pada organ tubuh yang dibantu dengan saraf.

Fungsi sistem saraf simpatik dan parasimpatik akan selalu berlawanan dengan beberapa sistem saraf yang terdapat pada tubuh dari keseluruhan “nervus vagus” secara bersamaan dengan cabang-cabang pada saraf otak dan saraf sumsum.

Adapun penghubung antara sistem saraf ini akan membentuk efektor yang dinamakan ganglion yang berada dekat dengan sumsum tulang belakang dengan serabut praganglion yang berukuran sangat pendek dengan serabut pasca ganglionnya.

Bahkan sebaliknya saraf parasimpatik ini juga memiliki beberapa serabut yang akan benbentuk saraf pada tubuh yang berukuran panjang dengan serabut pascaganglion nya.

Dilihat dari sistem ganglionnya :

  • Simpatik: adalah saraf yang berada dekat sumsum pada bagian tulang belakang dengan serabut praganglion pada saraf simpatik yang berukuran pendek sedangkan serabut pascaganglionnya berukuran sangat panjang.
  • Parasimpatik: adalah memiliki serabut dengan praganglion yang berukuran sangat panjang sedangkan serabut pascaganglion memiliki ukuran yang pendek yang terletak pada dalam organ target.

Dilihat dari sistem kerjanya :

  • Simpatik merangsang kerja organ tubuh.
  • Parasimpatik menghambat kerja organ tubuh.

Persamaan Saraf Simpatik dan Saraf Parasimpatik

Persamaan saraf simpatik dengan saraf parasimpatik ini akan terdapat persamaannya kedua saraf tersebut tergolong dalam beberapa sistem saraf otonom dengan memiliki sistem kerja pada organ tubuh dan jaringan dalam tubuh.

Selain itu juga kedua saraf simpatik dengan saraf parasimpatik ini sama sama memiliki ganglion dengan tujuan untuk menghubungkan efektor dengan beberapa sistem saraf yang terdapat di dalam tubuh pusat.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan tentang pembahasan Saraf Simpatik dengan saraf Parasimpatik dan Cara Kerja hingga Contoh Dan Fungsinya. semoga dengan adanya artikel ini dapat berguna hingga dapat menambah pengetahuan kita semua. Terima kasih semoga bermanfaat

Baca Juga: Klasifikasi Makhluk Hidup