Pengertian Sistem Informasi Geografis, Manfaat, Subsistem & Contoh

Posted on

Sistem Informasi Geografis- Apa yang anda ketahui tentang Sistem Informasi Geografis(SIG) ? Nah, kali ini kami akan mengulas materi definisi makalah mengenai SIG, yang meliputi pengertian sistem informasi geografis, manfaat, subsistem dan contohnya, Simaklah penjelasannya di bawah ini.

Sistem Informasi Geografis
Sistem Informasi Geografis

Pengertian SIG

Sistem Informasi Geografis (SIG) atau Geographic Information System (GIS) adalah sustem informai khusu yang mengelola data yang memiliki informasi spasial yaitu bereferensi keruangan. Arti yang lain, SIG adalah sistem komputer yang mempunyai kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data diidentifikasi menurut lokasinya dalam sebuah database.

Teknologi SIG dipergunakan untuk investigasi ilmiah, perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya, kartografi dan perencanaan rute. Contohnya SIG dapat digunakan perencana untuk membantu menghitung waktu tanggap darurat saat terjadi bencana alam secara cepat dan lain sebagainya.

Definisi Sistem Informasi Geografis (SIG)

Sistem Informasi Georafis (Georaphic Information Sistem) yakni sistem informasi yang berbasis komputer, yang dirancang untuk bekerja dengan menggunakan data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Sistem ini , mengecek, mengintegrasikan, memanipulasi, mengcapture, menganalisa, dan menampilkan data yang secara spasial mereferensikan kepada kondisi bumi.

Pengertian SIG menurut beberapa ahli

  • Menurut Marbel et al (1983), SIG merupakan sistem penanganan data keruangan.
  • Menurut Burrough (1986) mendefinisikan SIG adalah sistem berbasis komputer yang digunakan untuk memasukan, menyimpan, mengelola, menganalisis dan mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi keruangan untuk berbagai tujuan yang berkaitan dengan pemetaan dan perencanaan.
  • Menurut Berry (1988), SIG merupakan sistem informasi, referensi internal, serta otomatisasi data keruangan
  • Menurut pendapat Aronoff (1989), mendefinisiskan SIG sebagai suatu sitem berbasis komputer yang memiliki kemampuan dalam menangani data bereferensi geografi yaitu pemasukan data, manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan kembali),manipulasi dan analisis data, serta keluaran sebagai hasil akhir (output). Hasil akhir (output) ini dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan pada masalah yang berhubungan dengan geografi.
  • Menurut Gistut (1994), SIG adalah sistem yang dapat mendukung pengambilan keputusan spasial dan mampu mengintegrasikan deskripsi lokasi dengan karakteristik-karakteristik fenomena yang ditemukan di lokasi tersebut. Sistem Informasi Geografis (SIG) yang lengkap yaitu mencakup metodologi dan teknologi yang diperlukan yaitu data spasial perangkat keras, perangkat lunak dan struktur organisasi.
  • Menurut Chrisman (1997), SIG adalah sistem yang terdiri atas data-data, perangkat lunak, perangkat keras, manusia (brainware), organisasi dan lembaga yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi-informasi mengenai daerah-daerah di permukaan bumi.

Manfaat Sistem Informasi Geografis

Adapun manfaat dari sitem informasi geografis yaitu:

Inventarisasi Sumber Daya Alam

Manfaat Sistem Informasi Geografis dalam data kekayaan sumber daya alam yaitu:

1. Untuk mengetahui persebaran berbagai sumber daya alam, seperti minyak bumi, emas, besi,batubara, dan barang tambang lainnya.
2. Untuk dapat mengetahui persebaran kawasan lahan, seperti:

  • Kawasan lahan potensial dan lahan kritis
  • Kawasan hutan yang masih baik dan hutan rusak
  • Kawasan lahan pertanian dan perkebunan
  • Pemanfaatan perubahan fungsi lahan
  • Rehabilitasi dan konservasi lahan.

Pengawasan Daerah Bencana Alam

Kemampuan Sistem Informasi Geografi sebagai pengawasan daerah bencana alam, diantaranya seperti:

  • Untuk memantau luas wilayah bencana alam
  • Sebagai alat bantu pencegahan bencana alam di masa datang
  • Untuk menyusun rencana dalam pembangunan kembali daerah bencana
  • Sebagai penentuan tingkat bahaya eros
  • Untuk memprediksi ketinggian banjir
  • Untuk memprediksi tingkat kekeringan.

Bidang Sosial

Dalam bidang sosial SIG dimanfaatkan dalam hal-hal, seperti:

  • Untuk mengetahui potensi dan persebaran penduduk.
  • Untuk mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian dan juga pola drainasenya.
  • Melakukan pendataan dan pengembangan jaringan transportasi.
  • Melakukan pendataan dan pengembangan pusat pertumbuhan serta pembangunan.
  • Melakukan pendataan dan pengembangan permukiman penduduk, sekolah, rumah sakit, kawasan industri, sarana hiburan dan rekreasi serta perkantoran.

Subsistem SIG

Secara lebih jelas, subsistem dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) tersebut dapat diilustrasikan sebagai berikut :
Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan sistem komputer yang memiliki sub sistem yang terdiri atas empat kemampuan dalam menangani data yang bereferensi geografis, yaitu ;
  • Data input, subsistem ini terkait dengan tugas mengumpulkan, mempersiapkan dan menyimpan data spasial dan atributnya dari berbagai sumber.
  • Data output, merupakan subsistem yang dapat menampilkan atau menghasilkan keluaran keseluruhan atau sebagian data dalam bentuk tabel, grafik, peta ataupun laporan.
  • Data management, bertugas untuk mengorganisasikan data, baik data spasial maupun atribut yang terkait dengan sistem basis data sehingga mudah untuk dipanggil kembali. Sehingga sering disebut juga sebagai subsistem storage and retrieval (penyimpanan dan pemanggilan data)
  • Data manupulation and analysis, subsistem ini melakukan manipulasi dan pemodelan data untuk menghasilkan informasi yang diharapkan yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Geografis (SIG).

Contoh aplikasi GIS (Geographic Information System)

  • Pengelolaan Fasilitas : Peta skala besar, network analysis, biasanya digunakan untuk pengolaan fasilitas kota. Contoh aplikasinya adalah penempatan pipa dan kabel bawah tanah, perencanaan fasilitas perawatan, pelayanan jaringan telekomunikasi.
  • Sumber Daya Alam: studi kelayakan untuk tanaman pertanian, pengelolaan hutan, perencanaan tataguna lahan, analisis daerah yang terkena bencana alam serta menganalisis dampak lingkungan.
  • Lingkungan : pencemaran sungai, danau, laut, evaluasi pengendapan lumpur di sekitar sungai, danau atau laut, pemodelan pencemaran udara, dll.
  • Perencanaan : pemukiman transmigrasi, pasar, tataan kota, relokasi industri, pemukiman, dll.
  • Ekonomi dan bisnis : penentuan lokasi bisnis yang prospektif untuk bank, pasar swalayan, mesin ATM, show room, dll.
  • Kependudukan : penyediaan informasi kependudukan dan pemilihan umum, dll
  • Transportasi: inventarisasi jaringan (seperti jalur angkutan umum), analisis rawan kemacetan dan kecelakaan, manajemen transit perencanaan rute, dll.
  • Telekomunikasi : inventarisasi jaringan, perizinan lokasi-lokasi BTS beserta pemodelan spasialnya, sistem informasi pelanggan, perencanaan pengenbangan atau pemeliharaan dan analisis perluasan jaringan, dll.
  • Militer : penyediaan data spasial untuk rute perjalanan logistic, peralatan perang, dll

Demikianlah Penjelasan kami mengenai Sistem Informasi Geografis , Semoga Bermanfaat…

Artikel Lainnya :