Teori-Teori Atom Menurut Para Ahli dan Definisi [Terlengkap]

Posted on

Teori-Teori Atom Menurut Para Ahli – Atom” tersebut berasal dari kata yunani yaitu “atomos” yang mempunyai arti “tidak dapat dipotong”. Sesuai dengan pengertian tersebut,Atom-atom adalah suatu partikel penyusun semua benda yang berukuran dengan sangat kecil. Untuk lebih jelasnya kami akan mengualas materi Teori-Teori Atom Menurut Para Ahli. Maka simaklah ulasannya di bawah ini.

Teori atom

Definisi Atom

“Atom” tersebut berasal dari kata yunani yaitu “atomos” yang mempunyai arti “tidak dapat dipotong”. Sesuai dengan pengertian tersebut,Atom-atom adalah suatu partikel penyusun semua benda yang berukuran dengan sangat kecil

Teori-Teori Atom Menurut Para Ahli

Atom menurut para ahli dapat kita lihat sebagai berikut:

1. Teori Atom Dalton

Teori Atom Dalton

Dalton mengemukakan pendapatnya tentang teori atom sebagai berikut :

  1. Seluruh zat yang terdiri dari partikel yang ukurannya sangat kecil di disebut sebagai atom.
  2. Atom yakni ialah suatu partikel yang tidak bisa di bagi atau di uraikan.
  3. Atom bisa untuk di musnahkan dan tidak dapat diciptakan atau di buat.
  4. Atom yang terdapat di dalam suatu unsur memiliki identik di dalam ukuran, bentuk, dan sifat yang lainnya.
  5. Atom yang terdapat di dalam suatu unsur yang berbeda di dalamnya mempunyai sifat yang berbeda juga.
  6. Atom-atom yang terdapat di dalam senyawa tersebut akan bergabung kemudian membentuk bilangan bulat kecil.

Kelebihan:

Mulai membangkitkan keiinginan terhadap penelitian mengenai model atom.

Kelemahan:

Teori atom menurut Dalton ini tidak dapat menerangkan bahwa larutan bisa menghantarkan arus listrik.

2. Teori Atom Demikritus

Teori Atom Demikritus

Demikritus mengemukakan pendapatnya tentang teori atom sebagai berikut :

Apabila sebuah benda di pecah dan di bagi secara terus menerus maka akan menghasilkan suatu bagian yang sudah tidak akan mungkin bisa di bagi lagi. Bagian tersebut ialah atom atau atomos yang demikian itu tidak dapat untuk di bagi lagi.

3. Teori Atom Thomson

teori Atom Thomson

Thomson mengemukakan pendapatnya tentang teori atom sebagai berikut :

Bahwa Atom terdiri dari massa yang mempunyai bentuk seperti bola dengan muatan yang positif besar dan tersebar yang merata, sementara elektronnya sudah tersebar dengan acak di permukaan (Seperti kismis yang melekat di roti) yang mana model seperti ini di kenal sebagai model roti kismis dan di dalam suatu kasus, electron dapat berfungsi untuk menetralkan atom tersebut.

Kelebihan:

Teori Atom Thomshon dapat membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negatif di terkandung didalam atom. Itu artinya atom bukanlah bagian terkecil pada suatu unsur.

Kelemahan:

Model Atom Thomson tidak bisa menjelaskan susunan muatan negatian & pofsitif yang terdapat dalam bola atom tersebut.

4. Teori Atom Bohr

Teori Atom Bohr

Bohr mengemukakan pendapatnya tentang teori atom sebagai berikut :

  • Elektron yang terdapat dalam atom bergerak mengelilingi inti atom pada lintasan tertentu, namun tidak memancarkan energi.
  • Elektron yang terdapat dalam atom dapat berpindah antar lintasan.
  • Adapun perpindahan elektron dalam atom yakni dari tingkat energi tertinggi ke tingkat terrendah dan diiringi pemancaran energi.

Berdasarkan model teori atom Bohr, beberapa elektron mengelilingi inti pada lintasan tertentu yang dinamakan tingkat energi atau kulit elektron. Adapun tingkat energi paling rendah yyakni adalah kulit elektron yang terletak dibagian paling dalam, Apabila semakin keluar semakin besar nomor kulit electron tersebut dan juga semakin tinggi tingkat energinya.

Kelebihan:

Atom Bohr merupakan suatu atom yang terdiri dari beberapa kulit yang menjadi tempat berpindahnya suatu elektron.

Kelemahan:

Model atom bohr ini tidak mampu menjelaskan efek Strack dan efek Zeeman.

5. Teori Atom Rutherford

 Teori Atom Rutherford

Rutherford mengemukakan pendapatnya tentang teori atom sebagai berikut :

  1. Inti atom mempunyai muatan positif yang diameternya yaitu sekitar 10^-13 cm.
  2. Semua massa atom yang sudah terkonsentrasi di dalam inti atom, electron yang memiliki muatan negative akan mengelilingi atom di dalam orbital sirkula yang berbeda.
  3. Gaya dari electrostatic atau gaya colomb akan memberikan gaya sentripental terhadap electron ketika mengelilingi inti atom.

Kelebihan:

Atom Rutherford terdiri dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti atom tersebut.

Kelemahan:

Teori Atom Rutherford tidak bisa menjelaskan mengapa suatu elektron tidak dapat jatuh ke dalam inti atom.

6. Teori Atom De Broglie

Atom De Broglie

De Broglie mengemukakan pendapatnya tentang teori atom sebagai berikut :

Atom memiliki sifat partikel dan elektronnya juga memiliki sifat yang bergelombang. Teori ini merupakan suatu penyempurnaan dari teori atom yang dimiliki oleh Bohr.