Trust adalah – Pengertian, Macam-Macam Dan Contoh

Posted on

Trust adalah – Apa itu Trust? Trust adalah Peleburan dari berbagai badan usaha menjadi 1 perusahaan baru, yang akan membentuk maupuin mendapatkan kekuasaan yang besar. Untuk lebih jelasnya kami akan membahas materi mengenai Trus mulai dari pengertian, Macam-Macam, Proses Pembentukan Trust, Kelebihan&Kekurangan Dan Contoh Perusahaan Trust. Jadi, Simaklah ulasannya di bawah ini.

trust

 

Pengertian Trust

Trust yakni merupakan peleburan dari berbagai badan usaha menjadi 1 perusahaan baru, yang akan membentuk maupun mendapatkan kekuasaan yang besar.

Badan usaha yang tergabung dalam trust ini secara yuridis berdiri sendiri, dalam arti kehilangan kemerdekaan. Modal sahamnya berada ditangan sebuah badan yang mengendalikannya. Trust juga bisa terbentuk dengan cara mendirikan suatu holding companu maupun dengan cara pelemburan badan-badan usaha.

Macam-Macam Trust

Adapun macam jenis trust, diantaranya:

1. Trust Berdasarkan Obyeknya

  • Private Trust

Privat trust yakni trust yang bertujuan untuk kepentingan seseorang atau sekelompok orang tertentu

  • Public Trust

Privat trust yakni trust yang bertujuan untuk kepentingan umum.

2. Trust Berdasarkan Cara Terbentuknya

  • Express Trust

Express trus, yakni trust yang dibuat secara tegas oleh pembuat trust. Trust dikatakan sebagai express trust apabila masih dapat diketahui secara pasti kehendak atau keinginan pokok dari pihak yang menciptakan trus tersebut.

  • Implied Trust

Implied Trust, trust yang dibentuk untuk kepentingan settlor tidak disebutkan secara tegas dalam perbuatan hukum yang menciptakan trust tersebut.

  • Resulting Trust

Resulting Trust, yakni trust yang dapat disimpulkan dari perbuatan hukum dari para pihak.

  • Constructive Trust

Constructive Trust, trust yang tercipta karena pelaksanaan hukum dan pelaksanaannya dipaksakan pengadilan.

Proses Pembentukan Trust

Dalam membentuk suatu Trust membutuhkan  pemusatan seperti dalam bentuk konsentrasi horizontal (plat / mendatar), konsentrasi vertical (menegak) maupun konsentrasi paralel (sejajar).

1. Konsentrasi Horizontal

Konsentrasi horizontal yakni merupakan pemusatan dari beberapa badan usaha yang memiliki konsentrasi sama. Motivasi atau tujuan konsentrasi horizontal yakni adalah untuk dapat menguasai pasar dengan cara memperoleh harga pokok yang relatif rendah, untuk meringankan resiko untuk dapat menguasai pasar.

Adapun keuntungan konsentrasi horizontal yakni dapat merasionalisasikan produksi dan dapat mencegah investasi modal yang berlebihan dan dapat mengadakan penghematan atas ongkos perusahaan.

Contoh – contoh perusahaan konsentrasi horizontal, diantaranya ;

  • Misalnya perusahaan satu yakni perusahaan menggali biji besi
  • Perusahaan dua yakni perusahaan peleburan besi yang menghasilkan potongan besi maupun baja.
  • Perusahaan tiga yakni perusahaan yang membuat mesin
  • Perusahaan empat yakni perusahaan pengepakan
  • perusahaan lima yakni perusahaan transport

2. Konsentrasi Vertikal

Konsentrasi vertikal yakni merupakan gabungan dari beberapa badan usaha yang menjadi lajur perusahaan dalam proses produksi yang menghasilkan barang terus menerus menjadi satu badan usaha.

Contoh misalnya, penggabungan harta dari beberapa badan usaha yang mana akan menjadi 1 badan usaha, Pointnya adalah konsentrasi vertikal ini bisa dimulai dari proses produksi (pertama) sampai dengan melayani konsumen. Dalam arti yang lain, konsentrasi vertikal badan usaha adalah rangkaian dalam proses produksi yang dilebur menjadi satu.

3. Konsentrasi Paralel

Konsentrasi paralel yakni mwerupakan penggabungan dari beberapa badan usaha yang mempunyai kegiatan produksi atau menjual barang-barang yang berlainan.

Sebagai contoh, seperti badan usaha yang beroperasi di perkebunan karet dan kina ke dalam satu konsentrasi atau penggabungan manajemen yangv tidak berbeda. Adapun manfaat konsentrasi paralel yakni adalah membawa pengaruh pada tingkatan efisiensi dan kemungkinan kerugian yang akan rasakan.

Konsentrasi paralel memiliki beberapa keuntungan, diantaranya yakni ;

  • Efisiensi ongkos, hal ini dapat terjadi karena ongkos untuk organisasi, reklame,serta manajemen penjualan dari beberapa badan usaha di gabungkan. Syarat penjualan akan lebih baik, tepat serta memuaskan.
  • Apabila ada suatu barang yang telah merugikan, Nah, kerugian tersebut bisa tertutupi oleh keuntungan dari barang yang lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Trust

1. Kelebihan perusahaan trust

Trust ini memiliki beberapa kelebihan, diantaranya:

  • Sumber dana perusahaan dapat terjamin, karena memiliki lebih dari dua anggota.
  • Bisa mengeluarkan saham dan obligasi.
  • Sistem manajemen perusaahaan akan lebih baik itu karena tiap anggota ingin mencapai sebuah kesuksesan.
  • Dapat memanfaatkan skala ekonomi yang sudah ada.

2. Kekurangan perusahaan Trust

Namun trus juga memiliki kelemahan, diantaranya:

  • Pertama, resiko tetap menjadi tanggung jawab dari perusahaan yang bergabung
  • kelebihan dan kekurangan dari perusahaan yang mengadakan fusi sama sekali akan hilang
  • Kebebasan tiap-tiap perusahaan yang mengadakan fusi juga sama sekali hilang
  • Ketergantungan terhadap mesin dan barang modal yang ada.

Contoh Perusahaan Trust

Berikut ini beberapa contoh Trust, antara lain:

1. Bank Mandiri yakni merupakan gabungan Bank Dagang Negara, Bank Bumi Daya, Bank Pembangunan Indonesia, Bank Ekspor Impor Indonesia.

2. PT. Bina Makna Indopratama(BMI) sebesar 4%, PT Metro Lintas Nusa (MLN) 3%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk dengan pembagian kepemilikan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk sebesar 8%,  dan PT Binara Multidaya (BM) 13%..

Demikianlah ulasan kami mengenai Trust, Semoga bermanfaat..

Artikel lainnya :