Xilem dan Floem – Pengertian, Perbedaan, Gambar, Penjelasan & Letak

Posted on

Xilem dan Floem – Pembuluh kayu atau xilem adalah salah satu dari dua kelompok utama jaringan pembuluh yang dimiliki oleh tumbuhan berpembuluh. Untuk lebih lengkapnya lagi simaklah pembahasan kami mengenai Materi Xilem dan Floem mulai dari Pengertian Xilem dan Floem, Perbedaan Xilem dan Floem, Gambar dan Penjelasannya di bawah ini.

Xilem dan Floem

Pengertian Xilem dan Floem

Xilem : Pembuluh kayu atau xilem adalah salah satu dari dua kelompok utama jaringan pembuluh yang dimiliki oleh tumbuhan berpembuluh. Pembuluh kayu berfungsi menyalurkan zat bahan fotosintesis dari akar ke daun

Floem : Pembuluh tapis atau floem merupakan jaringan pengangkut pada tumbuhan berpembuluh yang berfungsi dalam transportasi hasil fotosintesis, terutama gula sukrosa, dan berbagai metabolit lainnya dari daun menuju bagian-bagian tumbuhan lainnya, seperti batang, akar, bunga, buah, biji, dan umbi.

Perbedaan Xilem dan Floem

Perbedaan Xylem dan Floem yakni sebagai berikut:

  • Xilem terbuat dari sel mati,
    Floem terbuat dari sel hidup.
  • Xilem berdinding sel tipis
    Floem Berdinding sel tebal.
  • Dinding sel xilem terbuat dari lignin (Selulosa Keras),
    Dinding sel floem terbuat dari selulosa.
  • Permeabilitas dinding sel xilem adalah impermeabel
    Pada floem adalah permeabel.
  • Pada xilem terdapat tidak sitoplasma,
    Pada floem terdapat sitoplasma.
  • Fungsi xilem adalah mengangkut air dan unsur hara mineral dari akar ke daun
    Floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh tubuh tumbuhan.
  • Arah aliran xilem ke atas,
    pada floem ke atas dan ke bawah.
  • Jaringan yang menyertai xilem adalah jaringan serabut,
    sedangkan pada floem adalah jaringan sel pengiring.

Penjelasan Xilem dan Floem

Berikut ini adalah penjelasan dari xilem dan floem, yakni sebagai berikut :

A. Xilem

Jaringan xilem merupakan jaringan dewasa yang kompleks dan tersusun dari berbagai macam sel. Biasanya, sel-sel penyusun xilem telah mati dengan dinding sel yang tebal dan mengandung lignin. Xilem berfungsi sebagai pengangkut air dan zat-zat mineral (hara) dari akar ke daun serta sebagai jaringan penguat. Xilem terdiri atas beberapa unsur atau sel-sel yaitu unsur trakeal (trakea dan trakeida), serat xilem, dan parenkim xilem.

Xilem

Trakea sendiri adalah bagian terpenting pada xilem tumbuhan bunga (Anthophyta). Adapun Trakea ini tersusun dari beberapa tabung yang berdinding tebal karena adanya lapisan selulosa sekunder dan diperkuat lignin sebagai bahan pengikat.Noktah yang berada di ujung-ujung sel trakea disebut perforasi. Trakea hanya ada pada Angiospermae dan tidak ada pada Gymnospermae, kecuali anggota Gnetaceae (golongan belinjo).
Trakeida memiliki diameter lebih kecil dibanding dengan trakea, walaupun dinding selnya juga tebal dan berkayu. Rata-rata diameter trakeida 30 mm dan panjangnya beberapa mm Trakeida ada pada semua tumbuhan Spermatophyta (tumbuhan berbiji). Pada ujung sel trakeida ada lubang seperti saringan. Pada batang anggota tumbuhan Dicotyledoneae, Apabila kita lihat dari arah luar letak xilem berada pada bagian dalam sesudah kambium.
Sementara itu pada akar, xilem terletak di tengah dan berbentuk menjari dikelilingi floem. Pada akar Monocotyledoneae, letak xilem berdampingan dengan floem dan xilem di bagian luar. Antara xilem dan floem tidak dibatasi oleh kambium. Kita sudah mengetahui struktur serta fungsi xilem dan Floem. Xilem dan floem tersusun atas unsur-unsur yang berbeda-beda.

B. Floem

Floem memiliki fungsi sebagai pengangkut dan mengedarkan zat-zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Floem tersusun atas sel-sel yang masih aktif atau hidup dan yang sudah mati. Jaringan floem merupakan suatu jaringan dewasa yang kompleks. Pelaksanaan fungsi floem didukung oleh sel-sel penyusunnya.
Floem
Floem terdiri dari beberapa sel atau unsur yaitu unsur-unsur kibral, sel pengantar, sel albumen, dan parenkim floem, serta serat-serat floem. Unsur-unsur kibral atau tapis terdiri atas dua macam, yaitu sel-sel tapis dan komponen buluh tapis. Sel-sel penyusun buluh tapis memiliki dinding melintang yang berfungsi sebagai sekat-sekat. Sekat-sekat ini mempunyai terdapat pori-pori dan berfungsi sebagai tapisan atau saringan
Parenkim floem adalah jaringan parenkim yang terdapat di bagian pembuluh tapis (floem). Pada bagian ini terdapat sel-sel pengantar dan sel-sel albumen. Sel albumen yaitu ialah sel jari-jari empulur dan sel-sel parenkim pembuluh tapis. Sel-sel ini kaya akan zat putih telur. Jaringan parenkim pada floem terdiri dari sel-sel yang masih hidup dan melakukan gerakan tertentu. Parenkim floem memiliki fungsi untuk menyimpan zat-zat tepung, lemak, dan zat organik lainnya serta merupakan tempat akumulasi beberapa zat, misalnya tanin dan resin.
Demikianlah pembahasan kami mengenai Materi Xilem dan Floem. Semoga bermanfaat.